Grobogan – Kebakaran misterius menimpa kios nomor B/30 di area Pasar Pagi Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Selasa (17/4/2018). Musibah ini sempat menimbulkan kepanikan puluhan pedagang yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Informasi yang berhasil dihimpun, sehari-hari, kios itu digunakan untuk tempat usaha penggilingan daging buat bahan bakso.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 16.00 WIB. Saat kebakaran terjadi, kios sudah dalam kondisi tutup. Saat kejadian, masih banyak kios yang masih buka. Kemudian di tempat lapak juga banyak pedagang yang sedang menata barang dagangan.
Saat terbakar kios bernomor B/30 itu diketahui sekitar pukul 16.00 WIB, dan kios sudah dalam keadaan tertutup. Sedangkan kios yang lain masih banyak yang buka. Kemudian di tempat lapak juga banyak pedagang yang sedang menata barang dagangan.
Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh pedagang di sekitar kios karena beberapa pedagang sempat merasakan udara panas saat lewat lorong disamping dan depan kios tersebut. Lokasi kebakaran memang berada di deretan kios bagian dalam dan posisinya paling ujung selatan.
Mengetahui ada kebakaran, beberapa pedagang segera melaporkan pada petugas pasar dan selanjutnya diteruskan pada kantor Damkar. Puluhan pedagang yang berada di dekat lokasi tampak sibuk mengemasi barang dagangan untuk ditempatkan ke lokasi aman.
Beberapa pedagang juga menghubungi pemilik kios yang terbakar dan pemilik kios lainnya yang saat itu sudah tutup untuk mengabarkan kebakaran tersebut. Saat kebakaran terjadi, sebagian pedagang sempat berinisiatif untuk melakukan pemadaman darurat. Namun, upaya ini terkendala karena pintu kios tertutup rapat dan digembok.
Pemadaman akhirnya bisa lebih mudah dilakukan setelah pintu kios berhasil dibuka. Sejumlah petugas Damkar yang didukung tiga armada kemudian berjibaku memadamkan api yang sudah melalap freezer, mesin penggilingan dan genset. Setelah berjibaku selama hampir dua jam, kobaran api yang sudah melalap ternit atap kios itu berhasil dijinakkan.
Salah satu petugas Kasi Damkar BPBD Grobogan Paiman kepada wartawan mengungkapkan, bahwa pihaknya telah berhasil memadamkan api sebelum merembet ke bangunan lainnya dan beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.
“Api sudah berhasil kita atasi. Tidak ada korban dalam peristiwa tadi. Alkhamdulillah, api sudah berhasil di padamkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tadi. Diperkirakan kerugian material akibat peristiwa ini mencapai puluhan juta rupiah,” terangnya.
Sementara itu pemilik kios yang terbakar, Sarjono, menuturkan bahwa ia setelah selesai menggiling daging, sempat memperbaiki mesin penggilingan hingga pukul 13.00 WIB. Setelah itu, ia pulang ke rumahnya di Desa Ngabenrejo, Kecamatan Grobogan.
















