Pekalongan – Seorang guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Pekalongan berinisial RA nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Penyebab korban gantung diri diduga akibat tidak kuat menahan penderitaan hidup akibat permasalahan ekonomi.
Informasi yang berhasil dihimpun, RA ditemukan menggantung di kandang ayam kediaman orang tuanya di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Selasa, (17/4/2018) sekitar pukul 11.30 WIB.
Sebelum ditemukan tewas gantung diri, RA sempat curhat ke orang tuanya selama 3 jam sebelum ditemukan gantung diri. Setelah tiba di Desa Pantirejo, RA dengan orang tuanya sempat mengobrol sejak dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.
Kasubag Humas Polres Pekalongan, Iptu Akrom, saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan, pihak keluarga menemukan jenazah RA ditemukan gantung diri di kandang ayam dengan tali rafia sekitar pukul 11.30 WIB.
Pihak keluarga yang mengetahui langsung mengevakuasi dan membawa RA ke Puskesmas setempat. Namun sesampainya di Puskesmas, sekitar pukul 11.45 WIB, korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.
“Setelah menerima laporan dari warga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti. Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi dan barang bukti, diketahui korban kemungkinan mempunyai masalah keluarga akibat ekonomi. Dari pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” ujar Akrom.(edi)
















