Solo – Di Jawa Tengah diketahui masih banyak beroperasi bus yang tak layak dan jelek. Kondisi itu menjadi keprihatinan tersendiri karena selain tak nyaman juga membahayakan. Pasalnya kelayakan dan fungsi komponen bus sendiri dipastikan sudah tak maksimal. Kondisi itu diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Terminal Tirtonadi Solo, Minggu (1/4/2018).
Budi Karya menyebut banyak bus dengan kondisi tak laik jalan beroperasi.
“Tadi pertama ada yang kami evaluasi di terminal, bus-busnya pada jelek. Ramp check tidak dilakukan sebagaimana mestinya,” kata Budi Karya.
Atas kondisi itu, Budi Karya meminta pengelola terminal untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap kelaikan bus. Terhadpa para pengelola bus, Budi juga meminta mengevaluasi sistem pengawasan agar lebih efektif.
Budi Karya mengakui bahwa perusahaan-perusahaan bus memang dalam kondisi tidak baik. Sambil melakukan penertiban, pihaknya akan bersama-sama mencari solusi untuk masalah itu.
“Kita akui industri bus masih dalam tekanan karena kompetisi dengan angkutan lain. Sambil kita menertibkan, kita mencari pola agar bus menjadi baik,” ujar dia.
Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi, Joko Supriyanto, mengatakan ada 17 bus yang dilakukan pengecekan hari ini. Hanya tiga di antaranya yang tidak laik jalan.
Pihaknya mengaku telah melakukan tilang kepada perusahaan bus terkait. Bus tersebut tidak boleh mengangkut penumpang sampai bus diperbaiki.
“Rata-rata masalahnya di ban yang sudah halus. Sama ada sedikit masalah rem,” kata dia.edi
















