Petugas saat melakukan evakuasi seorang mayat korban hanyut. Petugas kini masih mencari dua bocah lain yang dilaporkan hilang dan diduga turut hanyut.
Batang (Infoplus) – Upaya pencarian bocah yang hilang karena hanyut di Curug Sijeglong, Desa Margosono, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang hingga kini masih dilakukan petugas, Senin (12/2). Sebelumnya, tiga bocah dari Dukuh Sobowangi Desa Plosowangi Kecamatan Tersono dilaporkan hanyut setelah bermain di Curug Sijeglong Desa Margosono, Minggu (11/2/18).
Dari pencarian petugas, satu korban berinisial RW (13), berhasil ditemukan. Bocah perempuan itu ditemukan sudah dalam kondisi tewas di aliran Kali Lampir ikut Desa Margosono Kecamatan Tersono Batang. Sementara dua lainnya masih dalam pencarian.
Jenazah RW ditemukan dua orang yang sedang memancing di Kali Lampir. Usai dievekuasi petugas dari Batang Rescue dan Polsek Tersono Polres Batang korban dibawa ke RSUD Limpung untuk divisum.
Kapolsek Tersono AKP Kendar Priyatno mengatakan menerima laporan adanya dari warga Dukuh Sobowangi hilang.
“Kami langsung menerjunkan anggota ke TKP, bersama anggota koramil, Batang Rescue dan puskesmas evakuasi jenazah serta membawa ke RSUD Limpung. Jenazah korban dapat ditemukan dengan jarak 5 Km dari TKP Curug Sijeglong,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan petugas medis, Dr. Dewi dinyatakan tidak ditemukan adanya penganiayaan. Ditemukan luka pada kepala diduga akibat benturan batu di sungai saat hanyut.
Petugas kini masih mencari dua bocah lainnya yang turut hilang saat bermain di lokasi curug.
“Diduga ikut hanyut atau sedang menyelamatkan diri mengingat arus sangat deras baik di Curug Sijeglong maupun di aliran Kali Lampir,” kata dia.
Polisi mengimbau warga masyarakat agar mengawasi putra putrinya dalam bermain khususnya di sungai. Mengingat intensitas curah hujan tinggi dan mengakibatkan air meluap dan deras.
“Kondisi itu membahayakan keselamatan, ” imbuh Kapolsek.edi
















