Pada Kesempatan yang sama, Kasubdit Reg Ident Ditlantas Polda Jateng AKBP. Sony menambahkan, bahwa kompetisi antar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) se-Jateng ini merupakan ajang bagi para kasatlantas untuk berimprovisasi dan berkreasi dalam melayani masyarakat. Selain dalam hal pelayanan SIM, Samsat, dan BPKB, lomba diharapkan dapat menekan angka kecelakaan di wilayah masing-masing.
”Kami berharap, banyak muncul ide-ide kreatif para kasatlantas,” tegasnya. Terkait penilaian, dia menjelaskan, tim dari Polda Jateng akan datang langsung ke seluruh kabupaten/kota untuk bertemu dengan petugas di lapangan. Selain itu, akan ada tim yang datang tanpa memberitahukan kedatangannya kepada petugas Satlantas untuk objektivitas penilaian.
Mendukung kegiatan Lompia Lantas II ini, sebanyak 35 kasatlantas dan operator se-kabupaten/ kota di Jateng mendapat pelatihan mengenai teknik fotografi jurnalistik dan cara menulis berita atau laporan dengan struktur yang baik. Pelatihan diberikan oleh Kepala Biro Kota Semarang Suara Merdeka Nugroho Dwi Adhiseno dan Wakil Kepala Biro Kota Zulkarnain Fahmi.
”Pelatihan ini juga terkait dengan kegiatan Lompia Lantas, di mana para Kasatlantas dan operator wajib memberikan laporan kegiatan setiap hari, baik dalam bentuk foto maupun berita di lapangan,” jelas Dirlantas. (Prie)
















