Alat Baru Kemenkominfo yang Mampu Lacak 120 Ribu Situs Porno

oleh

 

Ilustasi

INFOPlus – Kementerian Komunikasi dan Informatika siap menggunakan mesin pengais (crawling) dalam upaya sensor terhadap konten-konten negatif di internet. Mesin tersebut telah secara resmi diserahterimakan Jumat (29/12) dari PT Inti kepada Kementerian Kominfo.

“Dengan mesin ini maka secara waktu dan volume akan lebih cepat menangani konten negatif,” kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo Semuel A Pangerapan di Jakarta.

INFO lain :  Satpol PP Pati Razia Ratusan Botol Miras

Sebelum secara resmi diserahterimakan, menurut dia, mesin tersebut telah diujicoba. Hasilnya, melalui mesin tersebut, kecepatan untuk mencari situs-situs porno jauh lebih cepat dari sebelumnya.

“Dalam tiga hari ini, mesin ini mampu mendeteksi sekitar 120 ribu situs porno dari Indonesia, dari 1,2 juta situs hasil yang di-crawling, bayangkan dalam beberapa tahun ini kami baru menapis 700 ribu lebih situs porno,” katanya pula.

INFO lain :  Produsen Pil Hexymer Dibekuk Polisi Pekalongan

Berdasarkan uji coba dalam tiga hari itu, 120 ribu situs tersebut menjadi terduga situs porno yang nantinya akan diverifikasi lebih lanjut untuk kemudian dipastikan untuk diblokir.

Ia mengatakan, melalui alat pengais konten negatif tersebut, nantinya berbagai konten negatif baik pornografi, perjudian, investasi bodong, terorisme, obat-obatan tanpa izin, dan lainnya dapat lebih cepat ditangkal.

INFO lain :  Truk Rem Blong, Nyungsep ke Pekarangan, Sopir dan Kernet Selamat

Begitu pula dengan akun-akun yang menyebarkan konten-konten negatif di dunia siber.

Mesin tersebut juga dapat digunakan oleh instansi-instansi lainnya yang membutuhkan penanganan konten negatif.

“Bukan hanya Kominfo, bisa dikoordinasikan dengan BNPT kalau mencari konten berbau teroris, dengan OJK konten investasi bodong, obat-obat yang tidak berizin dengan BPPOM, penjualan narkoba melalui internet dengan BNN,” katanya.

Sumber : Suaramerdeka