Kecelakaan di Jateng Turun 7 Persen Sejak Penerapan Tilang Elektronik

oleh
Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Pol. Agus Suryonugroho dalan acara penyerahan alat ETLE mobile kepada Kasatlantas Polres Batang AKP Dhayita Daneswari di Batang, Jateng, Selasa (4-10-2022).

Batang – Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengklaim penerapan penindakan hukum berbasis electronic traffic law enforcement (ETLE) mampu menurunkan 7 persen angka kasus kecelakaan di Provinsi Jateng.

Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Pol. Agus Suryonugroho di Batang, Selasa, mengatakan bahwa penerapan penegakan hukum berbasis ETLE keliling (mobile) maupun statis ini efektif menurunkan kasus kecelakaan lalu lintas.

“Ada tren penurunan angka kasus kecelakaan hingga 7 persen dengan penerapan ETLE ini,” katanya seusai menyerahkan satu alat ETLE mobile pada Kasatlantas Polres Batang AKP Dhayita Daneswari.

INFO lain :  Siswi SMK di Tegal Tewas Terlindas Truk saat Berangkat Sekolah

Dikatakan pula bahwa penerapan penegakan hukum dengan berbasis ETLE atau pemberian bukti pelanggaran elektronik ini berlaku di seluruh polres se-Jateng.

Agus Suryonugroho mengatakan bahwa pihaknya sejak Januari 2022 hingga September 2022 melakukan penindakan hukum melalui ETLE mobile terhadap 643.000 pelanggar.

Kepada Polres Batang, pihaknya menargetkan mampu menerapkan penindakan hukum berbasis ETLE mobile terhadap 100 pengendara yang melanggar aturan berlalu lintas per hari.

INFO lain :  Rumah Narsis Dibobol Dua Pencuri saat Opname di RS

“Akan tetapi, setelah saya analisis dan evaluasi, untuk di Batang (ketertiban berlalu lintas) sudah cukup bagus. Hanya di jalan tol, Batang masih cukup rawan,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya memerintahkan Satlantas Polres Batang melakukan kolaborasi dan komunikasi secara intens dengan pihak pengelola jalan tol, termasuk meningkatkan patroli di jalan tol.

INFO lain :  Pembobol Mesin ATM Diringkus di Prkalongan. Empat Ditangkap, Dua Kabur

Menurut dia, Polda Jateng belum memberlakukan penerapan ETLE di jalan tol. Namun, untuk fasilitas alat speed camera kecepatan kendaraan sudah tersedia di sejumlah titik jalan itu.

“Penindakan kecepatan di jalan tol saat ini belum optimal. Namun, sudah ada fasilitas berupa speed camera. Nanti akan kami dorong dari pengelola jalan tol agar diperbanyak atau mekanisme ETLE dengan speed camera itu bisa dilakukan,” katanya.

Sumber Antara