Mahasiswa Unsoed Bikin Inovasi Pembuatan Antibakteri Pseudomonas Aeruginosa

oleh

Purwokerto – Tim mahasiswa dari jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) membuat inovasi dalam pembuatan foto-antibakteri Pseudomonas Aeruginosa. Hal itu menggunakan logam semikonduktor Bismuth Vanadat (BiVO4) yang ditambahkan ekstrak Nigella Sativa.

Zaskia mengatakan pandemi Covid-19 sejak dua tahun terakhir menyebabkan meningkatnya pasien di setiap rumah sakit. Penderita Covid-19 yang dirawat sangat rentan mengalami infeksi lainnya, terutama oleh bakteri Pseudomonas Aeruginosa.

Bakteri Pseudomonas Aeruginosa banyak ditemukan di berbagai tempat seperti tanah, air, dan benda-benda lainnya termasuk dalam peralatan medis. Pengobatan infeksi Pseudomonas Aeruginosa menjadi sulit karena bakteri tersebut akan terus berkembang biak, bermutasi, dan resisten terhadap antibiotik. Sehingga, diperlukan suatu antibakteri yang tepat untuk mengurangi populasi bakteri.

INFO lain :  Polresta Banyumas Sita Ratusan Botol Minuman Beralkohol Berbagai Merek

Hal tersebut yang mendasari penelitian Zaskia dan timnya Nurianah Tri Puji Astuti, Misbachul Syurur R, dan Rizqi Afifah dengan dibimbing oleh Anung Riapanitra. Zaskia mengatakan ukuran BiVO4 termasuk dalam rentang skala nanopartikel.

INFO lain :  Kecelakaan di Tol Batang-Semarang, Satu Tewas Tiga Luka Berat

Nanopartikel telah ditemukan sebagai metode yang praktis dan ramah lingkungan sebagai pengganti berbagai metode fisik dan kimia yang tidak ramah lingkungan. Struktur nano dapat diproduksi dari bahan logam atau semi-konduktor dengan bantuan substrat. Bismuth Vanadat telah terbukti memiliki kinerja fotokatalitik yang sangat baik di bawah penyinaran sinar.

Penelitian ini, kata Zaskia, dimulai dengan mengekstrak Nigella sativa yang kemudian digunakan sebagai bioreduktor dalam sintesis Bismuth Vanadat. Selanjutnya, Bismuth Vanadat (BiVO4) yang telah dibuat diujikan pada media berisi bakteri Pseudomonas Aeruginosa untuk mengetahui efektivitasnya.

INFO lain :  Reses, Hj Efi If'anna Soroti Kesejahteraan

“Penelitian yang telah kami lakukan menunjukkan aktivitas antimikroba yang sangat baik sehingga dapat dianggap sebagai nanoantibiotik baru untuk masa depan” ungkap Zaskia Alifia dilansir dari laman Unsoed pada Rabu, 24 Agustus 2022.

Sumber Tempo