Jepara – PT PLN (Persero) melanjutkan tongkat estafet pengelolaan kelistrikan di Pulau Parang, Genting, dan Nyamuk, Kecamatan Karimunjawa, Jawa Tengah dari yang sebelumnya dikelola Pemerintah Kabupaten Jepara.
Serah terima pengelolaan ditandai dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman antara PLN yang diwakili oleh General Manager PLN UID Jawa Tengah & D.I Yogyakarta M. Irwansyah Putra dengan Pemerintah Kabupaten yang diwakili oleh Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta bertempat di Ruang Command Center Kantor Bupati Jepara, Kamis (21/7/2022).
Dalam kesempatan tersebut Irwansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat terutama Pemerintah Kabupaten Jepara atas terwujudnya kesepakatan ini.
“Berawal dari dialog dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di mana beliau berharap kedepan PLN dapat mengambil alih kelistrikan yang handal kepada ketiga pulau di Karimunjawa, kami siap melanjutkan perjuangan Pemkab Jepara tersebut. Dengan serangkaian koordinasi dan diskusi internal dan vertikal, serta dukungan dari berbagai pihak, hari ini inisiasi tersebut dapat menjadi kenyataan,” kata Irwansyah.
Untuk memastikan listrik dapat dinikmati oleh seluruh warga di ketiga pulau tersebut, PLN akan membangun infrastruktur kelistrikan seperti pembangunan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sehingga pasokan listrik menjadi lebih handal. Pembangunan ini rencananya sudah dapat dimulai pada akhir bulan Juli ini.
Ia menyampaikan PLN akan berusaha sekuat tenaga untuk dapat memberikan listrik yang handal, berkualitas, murah, dan tentunya mudah diakses bagi masyarakat di Pulau Parang, Genting, dan Nyamuk.
“Semoga apa yang kita pahami dan sepakati ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, terutama warga Pulau Parang, Genting, dan Nyamuk, dan semoga dengan potensi-potensi alam pulau ini, dengan support fasilitas kelistrikan yang sustain dan handal, dapat mendongkrak ekonomi dan popularitas pulau ini sebagai destinasi wisata baru,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut turut hadir Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko dan dalam sambutannya, ia menyampaikan terlaksananya pengalihan pengelolaan kelistrikan di Pulau Parang, Genting, dan Nyamuk Kecamatan Karimunjawa akan menjadi tonggak bersejarah kelistrikan di pulau-pulau terluar.
Ke depan ia berharap kelistrikan di pulau-pulau tersebut dapat disokong dari pembangkit EBT.
“Saya juga berharap, nantinya Karimunjawa akan dapat menjadi Green Tourism pertama di Jawa Tengah dengan mendapatkan suplai listrik yang menggunakan Energi Baru Terbarukan (PLTS) dan dengan berpindahnya Operasi dan Pemeliharaan Kelistrikan kepada PLN diharapkan nantinya akan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di sana dan industri pariwisata secara keseluruhan di Pulau Parang, Genting, dan Nyamuk Kecamatan Karimunjawa,” katanya.













