Tidak Ada Tambahan Kasus Aktif Baru COVID-19 di Boyolali

oleh

Boyolali – Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah menyebutkan tidak ada tambahan kasus aktif COVID-19 di wilayah itu selama dua hari terakhir sehingga secara akumulasi tetap 28.912 kasus.

“Boyolali dalam dua hari terakhir ini nol tambahan kasus aktif baru COVID-19, sehingga jumlah kasus aktif terpapar virus terus menurun,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Puji Astuti, di Boyolali, Minggu.

Ia menjelaskan kasus aktif COVID-19 di Boyolali pada Jumat (25/3) ada 45 kasus, kemudian Sabtu (26/3), turun menjadi 25 kasus dan Minggu ini turun lagi menjadi 19 kasus, sedangkan pasien sembuh bertambah mencapai 41 kasus.

INFO lain :  Rumkitlap Benteng Vastenburg Solo Siap Tampung Pasien OTG

Dari 19 kasus tersebut, kata dia, terdiri atas enam kasus dirawat di rumah sakit, 13 kasus isolasi mandiri, dan tidak ada atau nol isolasi terpusat.

“Pasien yang sembuh karena COVID-19 tiga hari terakhir ini, bertambah 41 kasus sehingga totalnya menjadi 27.442 kasus atau sekitar 94,9 persen. Angka kematian karena COVID-19 tidak ada tambahan tetap 1.451 kasus atau sekitar 5 persen,” katanya.

Berdasarkan peta penyebaran kasus COVID-19 di Dinkes Boyolali, sebagian besar sudah masuk zona hijau atau tidak terdeteksi adanya kasus dan masih ada beberapa titik yang zona kuning atau terdeteksi satu hingga dua kasus.

INFO lain :  Kecelakaan Beruntun di Tol Boyolali, 2 Orang Tewas

Bahkan, persentase tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit COVID-19 Boyolali juga semakin berkurang dan hanya 10 tempat tidur atau sekitar empat persen dari kapasitas 263 tempat tidur di sembilan RS di wilayah ini.

Sebanyak 854.449 orang atau sekitar 102,23 persen dari total 835.772 warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Boyolali sudah mendapat vaksinasi dosis pertama.

Vaksinasi dosis kedua dan vaksinasi penguat masing-masing sudah mencakup 94,23 persen dan 11,57 persen dari total sasaran vaksinasi di Boyolali.

Vaksinasi lansia dosis pertama 92.720 sasaran atau sekitar 78,13 persen dari total 118.670 sasaran, dosis kedua sekitar 67,41 persen dan dosis ketiga 5,09 persen.

INFO lain :  Anggaran Bantuan Tak Terduga Klaten Naik Nyaris 400 Persen

“Cakupan vaksinasi penguat di Boyolali capai 56.530 sasaran. Vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun dosis pertama sudah mencapai 100.507 sasaran atau 105 persen dari total 95.713 sasaran, dosis kedua sekitar 101,5 persen,” katanya.

Kendati demikian, Dinkes Boyolali meminta masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker meski pemerintah telah memberikan pelonggaran beraktivitas setiap hari.

Pihaknya berharap penularan COVID-19 segera selesai dan perekonomian masyarakat kembali normal.

Sumber Antara