Kota Surakarta Gunakan Ndalem Priyosuhartan Lokasi Isolasi Terpusat

oleh

Solo – Pemerintah Kota Surakarta menggunakan Ndalem Priyosuhartan di Kecamatan Laweyan untuk lokasi isolasi terpusat pasien COVID-19 tanpa gejala.

“Untuk lokasi isoter sudah disiapkan, di Ndalem Priyosuhartan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta Nico Agus Putranto di Solo, Kamis (10/2/2022).

Ia mengatakan sejauh ini baru satu lokasi tersebut yang disiapkan oleh pemerintah daerah. Menurut dia, beberapa sarana dan prasarana yang tersedia di lokasi isolasi terpusat tersebut di antaranya tempat tidur, toilet, wifi, dan televisi.

INFO lain :  Pamitnya Cuma Kencing, ADS Curi Kotak Amal Masjid

Sejauh ini, dikatakannya, sudah ada sebelas penderita COVID-19 tanpa gejala yang masuk ke Ndalem Priyosuhartan.

“Sudah digunakan, ada orang dewasa sama anak-anak,” katanya.

Ia mengatakan suplai makanan untuk pasien COVID-19 di lokasi isolasi terpusat tersebut disediakan oleh Dinas Sosial Kota Surakarta.

Menurut dia, penderita COVID-19 dibawa ke isolasi terpusat untuk meminimalisasi penularan di masyarakat.

“Yang kategorinya tidak memenuhi syarat (isolasi mandiri) maka bisa masuk ke isolasi terpusat, daripada membahayakan yang lain,” katanya.

INFO lain :  Penambang Galian C Tewas Tertimpa Batu di Wonogiri

Ia mengatakan untuk kelengkapan alat kesehatan sekaligus tenaga kesehatan di lokasi isolasi terpusat juga sudah disediakan oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta.

“Jadi langsung dari puskesmas kami dapat info, kalau ada pengiriman puskesmas yang mengantar ke isolasi terpusat,” katanya.

Terkait lokasi terpusat, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan masih akan terus menyediakan tempat untuk isolasi terpusat.

INFO lain :  Klaster Penyebaran COVID-19 Lingkungan Sekolah di Solo Meluas

“Nanti kami siapkan, yang kemarin di Laweyan (Ndalem Priyosuhartan) kan kami siapkan. Nanti akan kami siapkan beberapa tempat lagi, termasuk Graha Wisata,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa mendorong agar isolasi terpusat dilakukan di Asrama Haji Donohudan.

“Karena di sana lebih efektif dan ada ruangan terbuka juga, jadi bisa digunakan untuk berjemur. Kalau di rumah-rumah itu kan hanya kecil, kapasitas juga terbatas,” katanya.

Sumber Antara