Solo – Industri Pasar Modal Indonesia melanjutkan vaksinasi COVID-19 di Soloraya, Jawa Tengah, sebagai bagian upaya membantu capaian vaksin di wilayah tersebut.
Kepala Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 2, M Wira Adibrata di sela kegiatan vaksinasi dosis dua di Pendopo Kabupaten Karanganyar, Sabtu (6/11/2021) mengatakan kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari vaksinasi dosis pertama pada 9-10 Oktober 2021.
“Untuk target sasaran vaksinasi kali ini ada 2.000 warga, tidak harus ber-KTP Solo tetapi juga bisa KTP luar daerah,” katanya.
Ia mengatakan tujuan vaksinasi tersebut adalah untuk mendorong pencapaian 100 persen masyarakat Soloraya khususnya Karanganyar sebagai upaya meningkatkan imunitas melalui vaksin.
“Aktivitas masyarakat sudah mulai marak dan dengan vaksinasi ini diharapkan menjadi peningkatan imun sehingga lebih nyaman dalam berinteraksi,” katanya.
Menurut dia, pelonggaran aktivitas masyarakat menyusul penurunan level pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jelang libur akhir tahun memungkinkan para perantau untuk kembali ke daerah.
“Kalau keluarga di daerah sudah divaksin semua setidaknya lebih aman. Meski demikian, protokol kesehatan tetap yang utama,” katanya.
Sementara itu, kegiatan vaksinasi tersebut merupakan rangkaian HUT ke-44 Pasar Modal yang dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia.
Untuk di Jawa Tengah, dikatakannya, program bakti sosial sentra vaksin dilakukan di Tegal, Semarang, Purwokerto, dan Karanganyar.
“Kami memilih lokasi di Karanganyar karena pada saat itu capaiannya masih cukup rendah, yakni 40 persen. Beda dengan Solo yang saat itu hampir 100 persen, padahal Karanganyar kan berbatasan langsung dengan Solo. Kalau dari informasi yang kami dapat, saat ini capaian vaksin di Karanganyar sudah sekitar 80 persen,” katanya.
Sumber Antara















