Balap Liar di Kedungwuni-Pekajangan Pekalongan Disapu Petugas

oleh

Pekalongan – Aksi balap liar ramai terjadi Minggu (15/4/2018) dini hari di kawasan Kedungwuni, tepatnya ruas jalan Kedungwuni-Pekajangan. Sejumlah pemuda berjajar di pinggir jalan menggelar dan menonton balap liar.

Hal ini sudah beberapa hari terjadi yang notobene membuat keresahan pemakai jalan yang lain dan warga di sekitar. Keluhan banyak masuk ke Polres Pekalongan.

Menyikapi hal tersebut Kepala Kepolisian Resor Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan langsung memerintahkan jajarannya menggelar operasi balap liar. Dalam operasinya, petugas berhasil menyapu, membubarkan dan menangkap sejumlah pelaku. Petugas memproses pelaku balap liar sesuai hukum apabila ditemukan terjadi tindak pidana.

INFO lain :  Jamaah Haji Mulai Berdatangan di Makkah

“Saya tidak main-main dengan namanya kegiatan balap liar, akan kami tindak tegas. Contohnya hari ini (kemarin), kami melakukan razia gabungan bersama dengan Denpom 710 Pekalongan untuk merazia balap liar,” kata dia.

Razia balap liar dipimpin langsung Wakapolres Pekalongan Kompol Joko Watoro beserta Kabagops Polres Pekalongan Kompol M. Udjir beserta para Kasat Polres Pekalongan dengan personil gabungan berjumlah 75 orang.

“Bapal liar, dari namanya saja sudah tidak baik. Apalagi dilakukan di jalanan umum, waktunya malam hari yang notobene seharusnya dipergunakan masyarakat untuk beristirahat dan jalanan itu sendiri dipergunakan beraktifitas pengguna jalan lainnya,” terang Wakapolres.

INFO lain :  Kasus Alat Tes Cepat Antigen Tak Berizin di Jawa Tengah Dibongkar

Dikatakannya, balap liar sendiri banyak potensi terjadi pelanggaran-pelanggaran misalkan pelanggaran norma sosial dimasyarakat yang mengakibatkan warga sekitar menjadi terganggu. Kemudian pelanggaran lalulintas, contohnya spesifikasi kendaraan yang dipergunakan pasti sudah tidak sesuai ketentuan semestinya yang harus dipergunakan di jalan raya.

“Bahkan mungkin sekali terjadi tindak pidana, kenapa sampai dimungkinkan terjadi tindak pidana. Lihat saja, banyak orang menonton yang ditonton sesuatu yang mengasikan bagi mereka, biasanya sesuatu yang mengasikan akan dijadikan pertaruhan maka sangat mungkin terjadi tindak pidana perjudian, mempertaruhkan siapa yang menang dan kalah” tambah Wakapolres.

INFO lain :  Warga Brebes Ditemukan Tewas di Sumur oleh Ibunya

Dari razia balap liar, lanjut dia, pihaknya mengamankan beberapa kendaraan yang dipergunakan untuk balapan.

“Kami mengucapkan terimakasih terhadap warga yang peduli dengan lingkungan sekitar dengan memberikan informasi kepada kami,” kata Joko Watoro.

Kasubaghumas Bagops Polres Pekalongan Iptu Akrom menambahkan, digalakan razia balap liar oleh Polres Pekalongan membuat masyarakat nyaman dan aman.

“Kegiatan ini sendiri akan terus dilakukan dengan sistem random artinya tidak dijadwal, ada tim Leopard yang stanby dan selalu barpatroli di jam rawan untuk menindaklanjuti laporan di masyarakat,” katanya. (edi)