1.718 Hekatare Tanaman Padi Tergenang Banjir

oleh
oleh

KUDUS – Tanaman padi seluas 1.718 hektare di kabupaten Kudus tergenang banjir dengan ketinggian bervariasi.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Dewi Masitoh mengatakan kondisi itu akibat tingginya intensitas curah hujan.

“Tanaman padi petani yang tergenang banjir tersebut, tersebar di Kecamatan Undaan, Mejobo, Jati, Kaliwungu, dan Jekulo dengan luas lahan bervariasi,” ujarnya, Kamis (17/12).

INFO lain :  Makan Sate, Kontraktor di Jepara "Bayar" Rp 100 Juta

Lahan tanaman padi yang paling banyak tergenang, jelas dia, tersebar di Kecamatan Undaan dengan luas 791 hektare, disusul Kecamatan Jekulo seluas 529 hektare, Mejobo seluas 374 hektare, Jati seluas 20 hektare, dan Kaliwungu seluas 4 hektare.

INFO lain :  6 Anggota Sindikat Pembobol Rekening Nasabah Bank di Semarang Diringkus

“Usia tanaman padi yang tergenang, bervariasi antara tujuh hari hingga 65 hari. Ketika genangan berlangsung lebih dari lima hari, tanaman padi terancam membusuk alias puso,” sebutnya.

Untuk potensi kerugiannya, kata dia, disesuaikan dengan umur tanaman, karena usia tanaman kurang dari 60 hari kerugian per hektare berkisar Rp7,5 juta, sedangkan usia tanaman lebih dari 60 hari potensi kerugiannya bisa mencapai Rp15 juta.

INFO lain :  KPU Kudus Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih

“Untuk membantu meringankan beban petani, kita siap mengusulkan bantuan benih kepada Kementerian Pertanian ketika nantinya ada yang puso,” tandasnya. (udi)