PATI – Pencabutan maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penangaan penyebaran Covid-19, bukan berarti masyarakat telah sepenuhnya bebas melakukan aktivitas seperti sebelum terjadi pandemi.
Bupati Pati Haryanto mengatakan, pencabutan maklumat tersebut diarahkan menuju era new normal atau tatanan kehidupan yang baru, yakni menerapkan protokol kesehatan pada aktivitas sehari-hari.
“Terkait new normal sudah saya keluarkan surat edaran. Nantinya akan ditindaklanjuti dengan Perbup. Akan kami bentuk tim penertiban masyarakat terkait kepatuhan pada protokol kesehatan,” kata bupati, Kamis (2/7).
Ditegaskan, kehati-hatian dan antisipasi terkait penularan virus Corona tidak boleh ditinggalkan. Sebab, sudah banyak pasien terinfeksi virus tersebut.
“Di saat ini, sembari mencegah perkembangan Covid, kita sekaligus memulihkan perekonomian secara bertahap,” ungkapnya.
Disampaikan, sekitar 60 sampai 70 persen masyarakat Pati mencari nafkah di sektor pertanian. Dan saat ini, hampir di seluruh wilayah Pati sedang musim panen raya.
Karenanya, Haryanto yakin perekonomian di Pati relatif aman. Namun, dia menyadari, di sisi lain masih ada pekerja di sektor lain yang belum pulih, di antaranya pekerja seni.
“Saat ini pelaku seni mempertanyakan kapan bisa pentas. Terkait ini kita masih harus berhati-hati. Sebab, kalau diadakan panggung terbuka dengan jumlah massa besar, dikhawatirkan muncul klaster penularan baru,” jelas bupati.
Karenanya, pihaknya berharap keadaan pandemi ini segera berakhir, sehingga kehidupan ekonomi bisa pulih seperti sedia kala.(mht)
















