Cegah Rob, Bangun Tanggul di Tepian Kali Lodji

oleh
oleh

PEKALONGAN – Untuk mengatasi limpasan air dari Kali Lodji, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pekalongan membangun tanggul darurat di wilayah Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara.

Dengan adanya tanggul, diharapkan air luapan kali tersebut tidak lagi menggenangi permukiman warga.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kota Pekalongan, Khaerudin mengungkapkan, tanggul darurat yang dibuat di tepian Kali Lodji ini, dibangun sepanjang 396 meter dengan lebar satu meter dan menggunakan konstruksi penguat, baik di sisi kanan maupun kiri.

INFO lain :  Kebakaran Belasan Kapal di Kota Tegal Diselidiki Polisi

Pasalnya, saat banjir rob beberapa waktu lalu, sepanjang 400 meter Jalan WR Supratman hampir rata tergenang akibat limpasan air dari Kali Lodji.

“Sehingga kami upayakan dengan membangun tanggul darurat sepanjang 396 meter, lebar satu meter ini, dengan ketinggian bervariasi ditambah konstruksi penguat dari trucuk bambu di sisi kanan dan kiri, serta dipasang terpal dan karung berisi tanah,” ujarnya, Jumat (26/6).

INFO lain :  3 Provokator Penolak Pemakaman Diamankan

Dia menjelaskan, tanggul darurat tersebut, sudah mencakup dari sisi utara hingga selatan, yakni titik pertemuan antara Jalan WR Supratman dan Jalan Yos Sudarso. Karena ketinggian tanggul bervariasi, pihaknya tinggal menambah tinggi tanggul sekitar 50-60 sentimeter dari tanggul yang sudah ada.

INFO lain :  Polresta Pekalongan Tangkap Pengedar dan Pengguna Narkoba

“Dari hasil survei terhadap air limpasan dari tanggul yang sudah ada, genangan mencapai 10 sentimeter. Sehingga dengan penambahan ketinggian tersebut, berarti ada tambahan jarak keamanan 40-50 sentimeter,” tambah Khaerudin.

Dia menambahkan, saat ini progres pembangunan sudah mencapai 90 persen, dan ditargetkan selesai pada 1-2 Juli mendatang. Dengan sisa waktu yang ada, pihaknya juga sudah mengoordinasikan pelaksanaan maupun persiapan di lapangan agar berjalan baik.(mht)