PATI – Langkah pemerintah kabupaten Pati yang tetap menjalankan rencana pembangunan Stadion Joyokusumo Pati menuai kritikan. Anggota DPRD Kabupaten Pati, pun mempertanyakan proyek tersebut.
Wakil Ketua III DPRD Pati Muhammadun menilai hal itu kurang tepat, jika rencana pembangunan stadion tetap dilaksanakan di tengah pandemi corona.
“Langkah tersebut dapat memantik pertanyaan masyarakat berkait urgensi proyek tersebut di saat kondisi seperti ini,” katanya Selasa (14/4).
Terlebih lagi, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan memberi petunjuk untuk memfokuskan anggaran pada penanganan kesehatan terkait COVID-19 dan penguatan jaring pengaman sosial.
Pimpinan DPRD Pati beberapa waktu lalu juga mengundang bupati beserta jajarannya dalam rapat koordinasi yang khusus membahas penanganan COVID-19, termasuk kesiapan anggaran hasil refocussing APBD sesuai petunjuk Pemerintah Pusat.
Renovasi stadion dengan anggaran Rp20 miliar tahun ini, dinilai bukan sebagai prioritas, mengingat semua even olahraga untuk sementara ditiadakan.
Bupati Pati Haryanto menyatakan refocussing APBD Pati 2020 untuk penanganan COVID-19 sudah tersedia anggaran sebesar Rp32 miliar.
Anggaran sebesar itu, dinilai mencukupi sehingga tender pekerjaan konstruksi pembangunan Stadion Joyokusumo yang telah dijadwalkan tetap dapat berjalan.(mht)















