SEMARANG – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang memantau kedatangan penumpang dari luar negeri untuk mengantisipasi penyebaran virus korona baru (novel Coronavirus/nCov), yang belakangan menimbulkan wabah penyakit serupa pneumonia berat di sebagian wilayah China.
Pengawasan kesehatan penumpang dilakukan di seluruh wilayah kerja KKP Semarang, yang meliputi Bandara Internasional Jenderal Besar Ahmad Yani, Bandara Internasional Adi Soemarmo, dan Pelabuhan Tanjung Emas.
Kepala KKP Semarang Dokter Ariyanti mengatakan bahwa pemindaian suhu tubuh dilakukan pada penumpang yang datang dari negara seperti Malaysia, Singapura, dan China dalam upaya mencegah penyebaran virus korona baru.
“Tiap penumpang yang datang akan kita awasi suhu tubuhnya melalui thermal scanner, jika ada seseorang yang suhunya 38 derajat Celcius atau terindikasi demam, maka akan kita tindak lanjuti dengan membawa ke ruang isolasi yang sudah disediakan,” ungkapnya, Kamis (23/1).
Pada Kamis, 158 penumpang pesawat Maskapai Air Asia AK 328 dari Kualalumpur satu per satu melewati alat pemindai suhu tubuh di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang sebelum menjalani pemeriksaan di bagian imigrasi bandara.
Selain menjalankan pemeriksaan dan observasi, KKP Semarang memberikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan yang berisi informasi mengenai kondisi umum kesehatan penumpang dan riwayat perjalanan penumpang.(mht)
















