Grobogan – Nasib naas harus dialami dua orang warga Dusun Tunggulrejo RT 3 RW 3 Desa Tunggulrejo Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan. Dua orang tersebut tewas tersengat listrik saat akan menyalakan mesin genset di sebuah masjid di kampungnya, Senin (19/11) sekira pukul 18.45 WIB. Keduanya diketahui bernama Amiq Toharoh (18) dan Muridan (47), warga setempat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa terjadi berawal ketika Amiq Toharoh akan menambah bahan bakar (BBM) pada mesin genset. Ketika itu, ia justeru kesetrum aliran listrik genset.
Melihat hal tersebut Muridan bermaksud menolong korban Amiq. Namun, karena saat itu kondisi lantai basah akhirnya Muridan ikut kesetrum dan sempat berteriak.
Meskipun sempat ditolong seorang saksi Masrukin (39), dengan mematikan mesin genset menggunakan tangga dari kayu, namun nyawa keduanya terlanjur melayang. Memastikan kondisinya, kedua korban dibawa ke Puskesmas Gabus 1. Setelah dilakukan pemeriksaan secara medis oleh dokter dinyatakan meninggal dunia.
Kabag Humas Setda Grobogan H Teguh Harjokusumo dalam keterangannya mengatakan bahwa kedua korban meninggal akibat tersengat aliran listrik dari mesin genset.
“Kedua korban meninggal akibat sengatan listrik dari medin genset,” terangnya.
Lebih lanjut Teguh juga menambahkan pasca kejadian ke duanya langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Usai di periksa secara medis oleh dokter, keduanya dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya kedua korban diserahkan pada keluarganya masing – masing untuk dimakamkan,” pungkasnya.edit
















