Cilacap – Warga dan pengguna jalan yang melintas di Desa Kedungreja, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap digegerkan dengan temuan sebuah tas misterius yang diduga berisi bom, Selasa (2/10) malam.
Tas itu pertama kali ditemukan warga di tepi jalan dan diduga berisi bom karena tidak ada yang memiliki.
Atas temuan itu, warga yang khawatir lalu melaporkan ke polisi diteruskan ke Brimob setempat untuk dilakukan tindakan.
“Sebuah tas yang dicurigai sebagai bom,” kata Kepala Unit Jibom Subden Composite Unit 3 Banyumas, Iptu Ahmad Muslih mengungkapkan.

Tas yang diduga berisi bom yang menggegerkan warga. Usai dibuka ternyata isinya pakaian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, awal penemuan, warga menemukan sebuah tas coklat oleh dan tidak ada seorangpun yang merasa memiliki tas tersebut. Warga yang dibuat panik dan geger lalu melaporkan temuan tas mencurigakan tersebut ke Polsek Kedungreja.
Sesuai dengan prosedur yang berlaku, unit Jibom yang datang langsung menangani tas coklat misterius tersebut. Sementara anggota Polsek Kedungreja membantu melakukan pengawasan dan melokalisir lokasi.
“Sesuai dengan prinsip penanganan bom, hanya seorang operator jibom yang boleh mendekat ke benda tersebut”, terang Iptu Muslih.
Dikatakannya, penanganan benda mencurigakan diduga bom hanya dilakukan khsusu petugas Jinbom. Alasan hanya seorang operator yang mendekat ke obyek yang dicurigai adalah untuk meminimalisir korban apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.
“Itulah resiko menjadi seorang operator bom. Sementara yang lain menjauh, ia harus mendekat ke obyek yang kita duga sebagai bom demi menyelamatkan nyawa orang lain,” tambah Iptu Muslih.
Setelah melalui segala prosedur penanganan penjinakan bom, didapati hasil bahwa tas tersebut dinyatakan aman. Selanjutnya barang bukti tas diamankan oleh pihak Polsek Kedungreja demi penelitian lebih lanjut.edit
















