Jelang Manggung Di Semarang, Slank dan HS Sambangi Asrama Mahasiswa Aceh Dan Sumatera

oleh

SEMARANG – INFOPlus.  Di tengah duka akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera, solidaritas datang dari Kota Semarang. Grup musik Slank bersama perusahaan rokok asal Yogyakarta, HS, menyambangi Asrama Mahasiswa Aceh Pocut Meurah Intan di Kecamatan Tembalang Semarang untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada mahasiswa perantauan asal Sumatera, Minggu (14/12).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial menjelang konser Hey Slank X HS Berani Kita Beda di Semarang. HS dan Slank memilih mendatangi langsung asrama mahasiswa sebagai bentuk empati kepada mereka yang terdampak secara tidak langsung akibat musibah di kampung halaman.

Rombongan tiba di asrama setelah melakukan konvoi Vespa bertajuk Riding untuk Berbagi bersama puluhan komunitas skuter dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Muhammad Suryo, owner HS, memimpin rombongan yang juga diikuti personel Slank, Bimbim dan Kaka.

INFO lain :  Polwan Polda Riau Bripda Jessica Sabet Medali Emas Kejuaraan Karate di Malaysia

Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat mahasiswa dari berbagai daerah di Sumatera, antara lain Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Suasana penuh keakraban langsung terasa ketika bantuan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan alat tulis diserahkan secara simbolis.

Muhammad Suryo menyampaikan, perhatian kepada mahasiswa perantauan menjadi penting karena banyak di antara mereka mengalami kesulitan kiriman akibat kondisi keluarga yang terdampak bencana.

INFO lain :  Mabes Polri Ungkap Penyebab Luka Sayatan di Jasad Brigadir J

“Adik-adik mahasiswa ini sedang berjuang di tanah rantau. Ketika keluarga di kampung halaman tertimpa musibah, tentu beban mereka menjadi berlipat. Kami berharap kehadiran dan bantuan ini bisa sedikit meringankan,” ujarnya.

Sementara itu, vokalis Slank, Kaka, menyampaikan pesan semangat agar para mahasiswa tetap kuat dan tidak menyerah pada keadaan. Ia menegaskan bahwa kebersamaan dan saling membantu adalah kunci untuk melewati masa sulit.

“Musibah ini berat, tapi jangan sampai mematahkan semangat belajar. Tetap fokus kuliah, karena masa depan kalian sangat penting,” kata Kaka.

INFO lain :  Deklarasi Partai Ummat Akan Digelar Virtual

Kehangatan kian terasa ketika Kaka menyanyikan sepenggal lagu Ku Tak Bisa yang langsung disambut koor para mahasiswa. Momen sederhana tersebut menjadi hiburan sekaligus penguat di tengah suasana duka.

Ketua Ikatan Pelajar Aceh Semarang (IPAS), Muhammad Haekal Halifah, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian HS dan Slank. Menurutnya, ratusan mahasiswa Sumatera di Semarang saat ini tengah terdampak secara psikologis dan ekonomi akibat bencana yang menimpa keluarga mereka di daerah asal.

“Bantuan ini bukan hanya soal materi, tapi juga dukungan moral yang sangat kami butuhkan,” ujarnya.