Imbas dari pengalihan pengelolaan tersebut, squad Mahesa Jenar dipastikan tidak lagi berhome base di Citarum. Diketahui PSIS Semarang menjadikan Stadion Jatidiri sebagai tempat menggelar pertandingan, sedangkan Citarum untuk tempat latihan. Terkait kebijakan Pemkot Semarang tersebut, Yoyok mengaku sudah melakukan sejumlah antisipasi tempat latihan pengganti bagi para pemainnya.
“Untuk senior, kami akan latihan di lapangan-lapangan lainnya di Semarang dan sekitarnya seperti Lapangan Wisesa PSIS Training Ground, Lapangan Mardie Soenarto, Lapangan Balasuga, Stadion Kebondalem Kendal dan lain-lainnya,” ujar dia. Tak hanya itu, untuk pembinaan PSIS juga tetap akan menggenjot pembinaan dengan memanfaatkan Lapangan Wisesa PSIS Training Ground.
“Untuk PSIS Development, kami rencana akan memaksimalkan Wisesa. Di situ kami akan bangun asrama untuk anak-anak PSIS Development kemudian ada boarding school juga. Mohon doanya supaya kami segera merealisasikan hal tersebut,” tutup Yoyok Sukawi.
PSIS ‘Terusir’ dari Stadion Citarum, Mbak Ita Diserang Netizen
Kebijakan Pemkot Semarang yang tak lagi mempercayakan pengelolaan Stadion Citarum ke manajemen PSIS menjadi viral di dunia maya. Akun Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita jadi sasaran kekecewaan, diserang netizen.
Stadion Citarum tak lagi dikelola PT Mahesa Jenar, manajemen PSIS Semarang. Pengelolaan dialihkan ke pihak swasta lain. Imbas kebijakan itu, Laskar Mahesa Jenar pun tak berhome base di Citarum dan lebih memilih latihan di tempat lain.
Kebijakan Pemkot Semarang tersebut mengundang reaksi netizen, khususnya dari kalangan pendukung PSIS. Mereka ramai-ramai ‘silaturahmi’ ke akun Mbak Ita, sapaan Wali Kota Semarang, guna meluapkan unek-uneknya.
Seperti yang terlihat dalam postingan terbaru Instagram Mbak Ita tentang penyerahan CSR kepada kelompok tani. Bukannya berkomentar soal kegiatan tersebut, netizen malah menyerang kebijakan Pemkot Semarang terkait Stadion Citarum.
“Citarum meh go sopo? Lomba masak tok poo,” tulis seorang netizen.
“Semarang meh maju?? D*B*L!!, sepakbola adalah olahraga terkenal dunia, tp malah ora d supoort blas !! GA**EL,” ujar netizen lainnya.
“SEMENJAK DITINGGAL PAK @hendrarprihadi, SEMARANG HEBAT X SEMARANG SAMBAT V,” sebut netizen lagi.
Masih banyak ratusan komentar bernada pedas dari netizen yang intinya memprotes dan kecewe dengan kepemimpinan Mbak Ita, lebih khusus di kebijakan Stadion Citarum. Namun tidak ada satupun ditanggapi oleh Ita.
Diketahui, CEO PSIS Semarang umumkan pihaknya sudah tidak lagi mengelola Stadion Citarum, Kota Semarang, baik lapangan maupun fasilitas pendukungnya seperti kantor dan ruko.
















