Dedy Yon menyampaikan bahwa event ini, salah satu tujuannya tentu untuk menarik minat para wisatawan sebanyak-banyaknya untuk datang ke Kota Tegal.
Ramainya sektor pariwisata di Kota Bahari ini, yang menjadikan Kota Tegal sebagai magnet pariwisata di Wilayah Pantura Barat Pulau Jawa.
“Tentu hal ini sangat mendukung terciptanya citra positif pariwisata Indonesia khususnya untuk Kota Tegal. Dengan berduyun-duyunnya wisatawan ke Kota Tegal, tercipta efek domino, yaitu menggeliat dan tumbuhnya potensi kreatif daerah dan denyut nafas perekonomian Kota Tegal, terutama sektor usaha kecil dan menengah, sektor hotel dan penginapan, sektor jasa, sektor kuliner, dan lain sebagainya,” pungkasnya.
Sementara itu, analis kebijakan Ahli Madya sebagai Ketua PIC Event Daerah Wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua, Direktorat Event Daerah Kemenparekraf RI, Diana Indriati yang hadir langsung dalam pelaksanaan TPK ke-9 tersebut mengatakan bahwa TPK dengan Tema “Spirit Of Java” Kota Tegal yang masuk dalam jaringan Kota Pusaka, memiliki potensi pariwisata yang beragam, termasuk keindahan alam, dan kekayaan budaya yang unik, serta kuliner yang khas.
Menurutnya potensi tersebut perlu terus didorong dengan promosi, yang salah satunya melalui penyelenggaraan event pariwisata yang dikemas dengan baik seperti TPK.
Melalui event wisata TPK yang diselenggarakan secara rutin tersebut, Ia berharap dapat menjadi salah satu upaya untuk melestarikan seni dan budaya, kreativitas dan pemberdayaan masyarakat dengan mengangkat unsur kearifan lokal sekaligus sebagai upaya meningkatkan sektor ekonomi kreatif.
“Event ini dapat semakin mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Tegal sehingga meningkatkan kunjungan wisatawan, memberikan manfaat ekonomi, sosial budaya dan berkelanjutan lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harap Diana Indriati.
Sumber Antara
















