“Dari 90 desa itu mayoritas menggelar tes tertulis di Kudus, kecuali Desa Bacin akan menggelar tes seleksi perangkat desa di Semarang oleh Kampus Universitas Tujuh Belas Agustus,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan hampir semua pemerintah desa melaksanakan seleksi perangkat desa melalui tes berbasis komputer (CAT), kecuali hanya Desa Ngembalrejo yang bekerja sama dengan Politeknik Negeri Semarang menggunakan model lembar jawaban.
Sumber Antara













