Banyak keluhan, Gibran siap evaluasi penerapan PBB di Solo

oleh

Solo – Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, tidak menutup kemungkinan adanya revisi terkait ketentuan besaran pajak bumi dan bangunan (PBB).

“Keluhan-keluhan yang ada di sosmed (sosial media) maupun yang ketemu langsung dengan ketua fraksi. Kami tampung semua. Nanti kami evaluasi lagi,” kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka usai menerima kunjungan dari Ketua DPRD Kota Surakarta dan Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Surakarta di Solo, Senin.

Ia mengatakan terkait dengan kenaikan tarif PBB tersebut akan dibicarakan kembali dan dievaluasi.

INFO lain :  156 Warga Binaan Rutan Boyolali Pindah ke Bangunan Baru

“Sekali lagi kami kan ingin ada peningkatan PAD (pendapatan asli daerah). Tadi sudah dibicarakan di ruang rapat masalah ekstensifikasi dan intensifikasi,” katanya.

Ia mengatakan kemungkinan revisi maupun penundaan pasti akan dilakukan.

“Yang jelas keluhan dari warga, keberatan-keberatan warga kami tampung semua. Saya tidak saklek (kaku), harus seperti ini, harus seperti itu. PAD harus naik dengan membebankan pajak ke warga, kami tidak seperti itu,” katanya.

INFO lain :  Raja Mangkunegara IX Bakal Dimakamkan di Astana Giri Layu

Sementara itu, ia juga menyambut baik masukan dari DPRD Kota Surakarta.

“Beliau-beliau dari dewan masukannya sudah bagus-bagus. Sudah kami tampung,” katanya.

Mengenai upaya menutup target PAD Surakarta tahun ini, ia berjanji akan mengoptimalkan sumber daya yang ada.

“Kami akan eksplor lagi sumber-sumber yang bisa kami kuatkan lagi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Surakarta YF Sukasno meminta agar Gibran menangkap aspirasi masyarakat yang datang melalui media sosial maupun Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS).

INFO lain :  37.449 Orang Serempak Baca Teks Pancasila di Boyolali

“Sarannya ya ditangkap aspirasi masyarakat melalui media, sambat, dan lain sebagainya tolong ditangkap dan direspon, dan beliau menyatakan siap. Yang inti, beliau sebagai kader PDIP ingat pesan bu Mega, jangan pernah membelakangi rakyat, jangan pernah tinggalkan rakyat. Keluhan masyarakat direspon oleh pemimpin muda,” katanya.

Sumber Antara