Konflik keraton berakhir damai, Raja Keraton Surakarta hadiri undangan Gibran

oleh

Solo – Raja Keraton Surakarta Paku Buwono XIII menghadiri undangan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka usai berita damai dari konflik internal yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pantauan di Solo, Rabu PB XIII datang ke Loji Gandrung bersama dengan permaisuri Gusti Kanjeng Ratu PB XIII Hangabehi, anaknya yang sudah diangkat sebagai putra mahkota Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Purbaya, beserta adik raja GKR Koes Moertiyah.

Selain itu, juga terlihat salah satu kerabat Keraton Surakarta KRAY Herniatie Sriana Munasari yang ikut terlibat dalam mediasi dua kubu yang berkonflik.

INFO lain :  Motif Ibu Sadis Bunuh Anak Kandung di Sragen

Terlihat juga Gibran menyambut rombongan tersebut dengan didampingi oleh Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Iwan Saktiadi dan Dandim 0735/Surakarta Letkol (Inf) Devy Kristiono.

INFO lain :  Polisi Rekonstruksi Kasus Penemuan Mayat di Bengawan Solo

Meski belum menyampaikan sepatah kata pun, terasa suasana hangat seluruh anggota keluarga Keraton Solo. Rombongan tersebut kemudian diajak Gibran masuk ke dalam Loji Gandrung untuk melakukan komunikasi secara tertutup.

Sebelumnya, Gibran mengatakan tidak terlibat dalam konflik internal tersebut, termasuk juga memediasi kedua belah pihak yang berkonflik.

INFO lain :  Dirjen P2P Sebut Kasus Depresi Meningkat 6,5 Persen Selama Pandemi

“Saya tidak mau ikut-ikutan, tugas saya membangun saja, bantu event-event itu saja,” ucapnya.

Mengenai rencana revitalisasi Keraton Surakarta, dikatakannya, akan lebih mudah dilakukan jika tidak ada lagi konflik di dalamnya.

“Saya yakin suasana adem kayak gini, investor itu mau (ikut terlibat dalam revitalisasi),” ujarnya.

Sumber Antara