Melalui APBD 2022, Pemkot Magelang dibantu kodim membangun 72 rumah layak huni, sedangkan pada APBD perubahan dianggarkan 97 unit dan melalui Dana Insentif Daerah (DID) sedang proses penugusulan 28 unit.
Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Wali Kota Magelang pada 19 Mei 2022 dan melalui proses 4,5 bulan pembangunan.
Ia menyebut banyak tantangan yang dihadapi dalam pembangunan itu, di antaranya mengedrop material ke lokasi yang harus dilansir secara manual oleh anggota TNI dan masyarakat.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang Muhammad Yuda Negara menyebutkan pihaknya memberikan dana program tanggung jawab sosial perusahaan Rp700 juta untuk pembangunan 20 rumah di Gumuk Sepiring, masing-masing rumah Rp35 juta.
Dia menyebut program itu akan dilakukan secara kontinyu sehingga Bank Jateng selaku Bank Pembangunan Daerah ada manfaatnya bagi Kota Magelang pada khususnya dan Provinsi Jawa Tengah pada umumnya.
“Kami adalah milik Pemkot Magelang sehingga apapun yang dilakukan yang berkaitan dengan aktivitas Wali Kota Magelang akan memberi ‘support’ (dukungan). Kami diberi modal Rp36 miliar untuk diputar, maka bagaimana semestinya dikembalikan ke Pemkot Magelang,” katanya.
Sumber Antara















