Unsoed Purwokerto Tuan Rumah Peksimida Jateng 2022

oleh

Selain itu, STKIP Muhammadiyah Blora, STIE Totalwin Semarang, Stikes Ibnu Sina Ajibarang, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Universitas Tidar Magelang, Universitas Muhammadiyah Magelang, Universitas PGRI Semarang, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Negeri Semarang, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Muria Kudus, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Akademi Keperawatan Ngesti Waluyo Parakan, Universitas Slamet Riyadi Surakarta.

Kemudian, Universitas Amikom Purwokerto, Akademi Kebidanan Panti Wilasa Semarang, Akademi Keperawatan Ngesti Waluyo Parakan, Politeknik Balekambang Jepara, Universitas An-Nur Purwodadi, STIE “YPPI” Rembang, Universitas Muhammadiyah Purworejo, Sekolah Tinggi Teknik Wiworotomo Purwokerto, STIE Tamansiswa Banjarnegara, Stikes Muhammadiyah Klaten, Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap.

Tidak ketinggalan, Universitas Pekalongan, Politeknik Negeri Semarang, Universitas Kusuma Husada Surakarta, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Universitas Ivet Semarang, Stikes Kendal, Universitas Muhammadiyah Gombong, Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Universitas Sebelas Maret Surakarta, dan Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

INFO lain :  Pengamen di Pekalongan Diamankan Usai Kepergok Curi Sepeda

Saat memberi sambutan dalam pembukaan Seleksi Seni Vokal Pop Peksimida Jawa Tengah Tahun 2022, Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr. mengatakan seni budaya dan ilmu pengetahuan sesungguhnya adalah satu kesatuan yang saling menggenapkan.

INFO lain :  Ratusan Kapal Tidak Bisa Melaut, Nelayan di Tegal Dicekik Hutang

Tanpa ilmu pengetahuan, kata dia, tidak akan lahir gagasan, pemikiran, atau karya inovasi yang dapat meningkatkan kualitas kehidupan maupun kesejahteraan manusia.

Akan tetapi tanpa seni budaya, lanjut dia, kehidupan manusia akan menjadi kering dan tidak bermakna, karena kehilangan kearifan dan kebahagiaannya sebagai manusia.

“Peksimida ini, selain tentu saja sebagai ajang elaborasi dan kontestasi bakat di bidang seni, maka sejatinya ini adalah bagian dari jalan untuk memperkaya potensi yang dimiliki. Mengapa demikian? Ketika kelak lulus dan bekerja, maka kemampuan seni akan menjadi modal yang sangat luar biasa dalam membangun jejaring serta kebersamaan di tempat kerja,” katanya.

INFO lain :  Sidak ke Pasar, Pemkab Batang: Harga Naik Tapi Stok Cukup

Dengan menjadi profesional yang berbudaya, kata dia, akan menjadi nilai lebih tersendiri karena menjadi sarana untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan lebih luwes di mana pun berada.

Mengakhiri sambutannya, Rektor sangat mengapresiasi dan bangga kepada para peserta Peksimida karena tidak saja sebagai mahasiswa yang cerdas cendekia, juga punya kesempatan untuk mengembangkan minat, bakat, hobi, dan menyalurkannya dalam ajang prestatif serta menjadi kebanggaan bagi almamater yang diwakilinya.