Purwokerto – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, akan menggencarkan program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan sepanjang 2022 ini.
“Pada 2022 ini kami akan menggencarkan program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan,” kata Anggota KPU Purbalingga Divisi Parmas, SDM dan Kampanye Andri Supriyanto saat dihubungi dari Purwokerto, Banyumas, Minggu (9/1/2020).
Dia mengatakan pihaknya akan berfokus pada sejumlah desa yang menjadi sasaran dalam kegiatan program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan.
“Kami akan menyusun secara lebih lanjut desa-desa yang akan menjadi sasaran dalam kegiatan ini. Namun yang pasti ini merupakan program baru untuk meningkatkan partisipasi pemilih untuk menghadapi pemilu dan pilkada serentak pada 2024 mendatang,” katanya.
Dia mengatakan pihaknya berharap melalui program tersebut maka kesadaran masyarakat untuk terlibat dalam proses pemilu maupun pemilihan akan terus tumbuh dan berkembang.
“Melalui program ini juga diharapkan akan muncul kader-kader perubahan yang dapat memperluas makna partisipasi dalam rangka menyukseskan pesta demokrasi,” katanya.
KPU Purbalingga, kata dia, menilai bahwa pemahaman dan pengetahuan masyarakat akan pentingnya demokrasi pemilu dan pemilihan sangat penting untuk menciptakan pemilu berkualitas.
Dia menambahkan desa-desa yang menjadi sasaran antara lain daerah rawan bencana hingga daerah dengan partisipasi masyarakat rendah.
Sementara itu dia juga menambahkan, pada tahun 2022 ini pihaknya akan mengintensifkan program sekolah pemilu secara virtual sebagai salah satu sarana sosialisasi di tengah pandemi COVID-19.
“Dalam program ini kami menyebarluaskan materi mengenai kepemiluan secara virtual lewat media-media sosial resmi milik KPU Purbalingga,” katanya.
Dia berharap dengan adanya program sekolah pemilu akan makin berkontribusi positif pada peningkatan jumlah partisipasi masyarakat pada pelaksanaan pesta demokrasi yang akan datang.
“Mengingat kondisi saat ini sedang pandemi COVID-19 maka untuk mencegah potensi kerumunan maka kami menggelar program sekolah pemilu secara virtual,” katanya.
Dia mengatakan program ini sejalan dengan upaya KPU Purbalingga untuk terus mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai sarana sosialisasi pemilu di tengah pandemi COVID-19.
“Kami masih terus mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai sarana sosialisasi guna meningkatkan angka partisipasi pemilih,” katanya.
Sumber Antara
















