Batang – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, telah menyiapkan dana tak terduga sebesar Rp2 miliar untuk mengantisipaai kemungkinan terjadinya bencana di daerah setempat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Ulul Azmi di Batang, Jumat (5/11/2021), mengatakan bahwa saat ini sudah memasuki musim hujan yang berpotensi menimbulkan kerawanan bencana di kabupaten ini.
“Meski saat ini intensitas curah hujan masih relatif normal, kami minta warga meningkatkan kewaspadaan bencana. Demikian pula, kami juga sudah menyiapkan dana tidak terduga sebesar Rp2 miliar untuk menghadapi bencana pada tahun ini,” katanya.
Selain penyediaan dana tidak terduga, kata dia, pemkab juga akan menyiapkan bahan pangan atau logistik kebencanaan yang bisa sewaktu-waktu disalurkan untuk memenuhi kebutuhan korban bencana.
Ulul Azmi mengatakan kerawanan bencana di wilayah Kabupaten Batang pada saat memasuki musim hujan adalah tanah longsor dan banjir.
“Tanah longsor berpotensi terjadi di wilayah atas atau bagian Selatan seperti Kecamatan Bawang, Reban, Tersono, Blado, dan Bandar. Adapun rawan banjir berpotensi terjadi di Kecamatan Batang, Tulis, dan sebagian Warungasem,” katanya.
Ia mengatakan pihaknya telah menyiapkan sarana kebencanaan yaitu empat perahu karet dan peralatan lainnya jika sewaktu-waktu terjadi banjir.
Bahkan, kata dia, pemkab berencana pada 2022 akan membeli lima perahu karet lagi.
“Adapun, dugaan penyebab terjadinya banjir selain faktor intensitas curah hujan yang cukup tinggi juga diakibatkan saluran drainase yang kurang lebar dan terjadi pendangkalan,” katanya.
Sumber Antara
















