Festival Lima Gunung Kala Pandemi Ungkap Eksistensi Seniman-Petani

oleh

Dusun Warangan hingga saat ini sudah keempat kalinya menjadi tuan rumah Festival Lima Gunung. Para seniman dari Sanggar Dom Sunthil menyajikan tarian soreng putri di tempat dengan bebatuan itu.

Perintis KLG yang juga budayawan Magelang Sutanto Mendut, antara lain mengemukakan pentingnya peranan Dusun Warangan dalam perjalanan komunitas tersebut, termasuk menjadi tuan rumah festival pertama dan kedua pada 2002 dan 2003.

Ia juga mengemukakan kekayaan dan kesuburan alam gunung dengan hasil bumi dan komoditas pertanian di Dusun Warangan, antara lain nilam, cengkeh, tembakau, panili, bunga mawar, dan hortikultura yang menjadi kekuatan kemakmuran warga desa sejak masa lampau.

INFO lain :  Warga Grabag Magelang Ditemukan Tewas di Tepi Sungai

Warga dusun dan gunung, ujarnya, menjalani tradisi serta nilai-nilai budaya, menghidupi kesenian rakyat sebagai bagian membangun harmoni kehidupan sehari-hari dengan Tuhan, lingkungan alam, dan sesamanya.

“Ini (Dusun, red.) Warangan, ada simbol-simbol nilai-nilai purifikasi di sini. Di balik Festival Lima Gunung sebenarnya ada dunia yang sangat akademis yang belum masuk dalam institusi akademis,” ujarnya.

INFO lain :  67 Peserta Ikut lomba "Krenova" Kabupaten Temanggung

Tokoh KLG Ismanto menyebut lokasi putaran ketiga festival tahun ini di “Tapak Jaran Sembrani” (Telapak Kuda Terbang) sebagai simbol semangat warga dan seniman petani mencapai kemajuan hidup pada masa mendatang.

“Semangat maju dan bisa terbang ke mana saja,” kata seniman dari kawasan Gunung Merapi itu.

Hingga waktu Shalat Isya, beberapa tokoh KLG melanjutkan kegiatan berbagi cerita dan testimoni tentang spirit hidup berkomunitas selama sekitar dua dasawarsa terakhir, di Pendopo “Omah Pelgading” yang dikelola pasangan suami-istri yang juga pegiat KLG di dusun itu, Teguh-Titik Sufiani.

INFO lain :  Cinta Ditolak, Ibu dan anak Jadi Korban

Putaran pertama FLG XX/2021 berlangsung di sumber air Tlompak Dusun Gejayan, Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, 21 Mei 2021, putaran kedua di areal persawahan Dusun Sudimoro, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang pada 29 Mei 2021. Festival Lima Gunung berlangsung sepanjang tahun ini dengan menyesuaikan perkembangan situasi pandemi.

Sumber12