14 Panti Pijat Ditutup Satgas COVID-19 Klaten Selama PPKM Darurat

oleh -50 views

Klaten – Sebanyak 14 panti pijat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, ditutup paksa Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19. Panti pijat tersebut nekat buka saat PPKM Darurat di hari kedua ini.

“Iya, (panti pijat) kita tutup karena nekat buka. Kita tutup sampai tanggal 20 Juli atau sampai kondisi Klaten sudah tidak pada level 4 PPKM,” kata Kasatpol PP Pemkab Klaten, Jaka Hendrawan, Minggu (4/7/2021).

Jaka menyebutkan, panti pijat yang ditutup itu berada di Kecamatan Jogonalan, Prambanan, dan Klaten Selatan.

“Rinciannya di Kecamatan Jogonalan ada lima, di Kecamatan Prambanan ada enam dan di Klaten Selatan ada tiga lokasi. Selain itu beberapa resto dan rumah makan kita minta taat aturan tidak makan di tempat,” jelas Jaka.

Menurut Jaka, penindakan itu dalam rangka penegakan PPKM Darurat di wilayah Klaten. Patroli dilakukan oleh tim gabungan ke sejumlah lokasi, seperti Pasar Legen Jatinom, panti pijat, rumah makan dan tempat hiburan.

“Kita tim gabungan Polri, TNI, Disparbudpora, Dishub dan Disdakop,” ujarnya.

“Dilakukan penempelan stiker di lokasi panti pijat, tempat hiburan dan imbauan. Untuk pengelola rumah makan diberikan imbauan agar pembelian makanan dengan dibungkus,” imbuh Jaka.

Terpisah, Koordinator Penanganan Bidang Kesehatan Satgas COVID-19, Cahyono Widodo, mengatakan hari ini terdapat 120 pasien yang dinyatakan sembuh Corona, penambahan 418 pasien terkonfirmasi Corona dan 34 pasien meninggal dunia.

“Hari ini kasus aktif terkonfirmasi di Kabupaten Klaten bertambah 418 kasus yang terdiri dari rapid antigen 352 kasus, PCR 66 kasus, ada 120 pasien dinyatakan sembuh dan 34 pasien meninggal dunia. Dari 34 pasien tersebut, 20 di antaranya termasuk terkonfirmasi baru serta 14 lainnya telah menjalani perawatan,” kata Cahyono kepada wartawan di Pemkab Klaten.

Dengan demikian, lanjutnya, jumlah kumulatif COVID-19 di Klaten menjadi 17.128 kasus. Dari jumlah tersebut 5.559 menjalani perawatan/isolasi mandiri.

“10.644 orang sembuh dan 925 meninggal dunia,” imbuh Cahyono.

Sumber Detik

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.