PEKALONGAN – Layanan perpustakaan daerah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kota Pekalongan, tetap berjalan seperti biasa.
Meskipun dilakukan secara terbatas, baik jumlah kunjungan, pembuatan kartu anggota, maupun layanan peminjaman atau pengembalian buku di masa pandemi Covid-19 ini.
Kepala Seksi Akuisisi, Pengolahan dan Layanan Pustaka, Junaenah mengatakan, upaya pencegahan penyebaran Covid-19 tidak hanya dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat baik bagi pengunjung maupun petugas.
Namun juga dilakukan dengan sterilisasi buku di perpustakaan, dengan melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala.
“Sterilisasi buku di perpustakaan, kami lakukan berkala secara manual sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19, ketika buku selesai dipinjam atau dibaca oleh pemustaka,” katan
ya, Minggu (13/12).
Selanjutnya, kata dia, buku akan ditempatkan di satu ruangan tertentu dan akan disemprot dengan disinfektan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19.
Sterilisasi buku ini, lanjutnya, sudah dilakukan sejak layanan perpustakaan daerah Kota Pekalongan dibuka kembali pada awal bulan Juni lalu.
“Penyemprotan disinfektan dilakukan setiap dua sampai tiga hari sekali dengan jumlah buku tertentu. Hal ini untuk tetap menjaga kualitas buku agar tidak rusak,” tutur Junaenah.
Ia menilai, terkait jumlah pengunjung di masa pandemi Covid-19 yang mengalami penurunan, hal ini berdampak pada minat baca masyarakat yang juga menurun. Mengingat aktivitas pembelajaran para pelajar atau mahasiswa masih dilakukan secara daring (online).
Sehingga, pihaknya juga menyediakan layanan koleksi digital melalui ipekalongan yang dapat digunakan sebagai bahan referensi bacaan online.(eka)
















