INFOPLUS – Artis Vanessa Angel harus menjalani sidang di pengalina. Vanessa didakwa terkait kepemilikan 20 pil Xanax. Vanessa Angel diancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.
“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika, jo Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 49 Tahun 2018 tentang perubahan penggolongan psikotropika dalam lampiran UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika,” kata jaksa penuntut umum Kejari Jakbar, dalam berkas dakwaan yang telah dibacakan di PN Jakarta Barat.
Berdasarkan surat hasil pemeriksaan laboratorium dari pusat laboratorium Badan Reserse Kriminal Polri, sejumlah bungkus pil Xanax milik Vanessa tersebut mengandung alprazolam dan terdaftar dalam golongan IV nomor urut 02 lampiran Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 49 Tahun 2018 tentang perubahan penggolongan psikotropika dalam lampiran UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika.
Dikutip dari alodokter, Xanax bermanfaat untuk mengobati gangguan kecemasan dan gangguan panik. Obat yang hanya bisa dikonsumsi dengan resep dokter ini mengandung bahan aktif alprazolam.
Kandungan alprazolam di dalam Xanax bekerja dengan cara memengaruhi otak untuk menghasilkan efek menenangkan, sehingga membuat penggunanya merasa lebih tenang.
Hanya saja ada peringatan soal obat ini. Antara lain, jangan menggunakan Xanax ketika sedang hamil. Obat ini dapat menyebabkan kecacatan pada bayi baru lahir.
Jangan menggunakan obat ini bila memiliki alergi terhadap Xanax dan obat penenang lainnya, seperti chlordiazepoxide, diazepam, dan lorazepam.
Hati-hati bagi lansia yang mengonsumsi Xanax. Obat ini berisiko menimbulkan efek samping dan overdosis pada lansia.
Xanax dapat menyebabkan kecanduan, konsultasikan dengan dokter mengenai aturan minum Xanax.
Sebelum menggunakan Xanax, beri tahu dokter jika pernah atau sedang menderita kejang, epilepsi, gangguan pernapasan, asma, penyakit ginjal, atau penyakit liver.
Hati-hati menggunakan Xanax pada penderita glaukoma, karena Alprazolam dapat meningkatkan tekanan pada bola
Jangan minum alkohol ketika minum Xanax karena berisiko menimbulkan gangguan pernapasan dan gangguan kesadaran yang berakibat fatal.
Informasikan ke dokter jika pernah mengalami depresi atau ide bunuh diri. Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
Sumber : alodokter
Vanessa Disidang Gara-Gara Xanax. Pil Apa itu?
INFOPLUS – Artis Vanessa Angel harus menjalani sidang di pengalina. Vanessa didakwa terkait kepemilikan 20 pil Xanax. Vanessa Angel diancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.
“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika, jo Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 49 Tahun 2018 tentang perubahan penggolongan psikotropika dalam lampiran UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika,” kata jaksa penuntut umum Kejari Jakbar, dalam berkas dakwaan yang telah dibacakan di PN Jakarta Barat.
Berdasarkan surat hasil pemeriksaan laboratorium dari pusat laboratorium Badan Reserse Kriminal Polri, sejumlah bungkus pil Xanax milik Vanessa tersebut mengandung alprazolam dan terdaftar dalam golongan IV nomor urut 02 lampiran Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 49 Tahun 2018 tentang perubahan penggolongan psikotropika dalam lampiran UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika.
Dikutip dari alodokter, Xanax bermanfaat untuk mengobati gangguan kecemasan dan gangguan panik. Obat yang hanya bisa dikonsumsi dengan resep dokter ini mengandung bahan aktif alprazolam.
Kandungan alprazolam di dalam Xanax bekerja dengan cara memengaruhi otak untuk menghasilkan efek menenangkan, sehingga membuat penggunanya merasa lebih tenang.
Hanya saja ada peringatan soal obat ini. Antara lain, jangan menggunakan Xanax ketika sedang hamil. Obat ini dapat menyebabkan kecacatan pada bayi baru lahir.
Jangan menggunakan obat ini bila memiliki alergi terhadap Xanax dan obat penenang lainnya, seperti chlordiazepoxide, diazepam, dan lorazepam.
Hati-hati bagi lansia yang mengonsumsi Xanax. Obat ini berisiko menimbulkan efek samping dan overdosis pada lansia.
Xanax dapat menyebabkan kecanduan, konsultasikan dengan dokter mengenai aturan minum Xanax.
Sebelum menggunakan Xanax, beri tahu dokter jika pernah atau sedang menderita kejang, epilepsi, gangguan pernapasan, asma, penyakit ginjal, atau penyakit liver.
Hati-hati menggunakan Xanax pada penderita glaukoma, karena Alprazolam dapat meningkatkan tekanan pada bola
Jangan minum alkohol ketika minum Xanax karena berisiko menimbulkan gangguan pernapasan dan gangguan kesadaran yang berakibat fatal.
Informasikan ke dokter jika pernah mengalami depresi atau ide bunuh diri. Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
















