PATI – Pembangunan Pasar Porda Juwana Kabupaten Pati yang terbakar bakal diperbaiki dengan anggaran yang diusulkan lewat APBD Perubahan 2020.
Bupati Pati Haryanto mengatakan, jika nantinya APBD Perubahan belum bisa, maka akan diusulkan lewat APBD 2021. “Yang pasti kita berkomitmen, agar ada perbaikan bagi pasar yang terbakar ini,” katanya, Selasa (12/5).
Pasar Porda Juwana yang terbakar Sabtu (9/5), merupakan tempat penjualan grosir bawang dan kebutuhan pokok masyarakat yang cukup besar di Kabupaten Pati.
Haryanto menambahkan, nantinya pembangunan pasar akan berbentuk los, untuk penjualan kebutuhan pokok mulai dari bawang putih, bawang merah, cabai dan kebutuhan sehari-hari.
Agar bisa dimanfaatkan berjualan para pedagang, Haryanto menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membersihkan puing-puing bekas kebakaran. “Mudah-mudahan, dalam waktu dua hari bisa selesai,” ujarnya.
Terkait penyekatan kios pedagang, kata dia, akan dikoordinasikan dengan instansi terkait.
“Karena ini musibah dan memang kebutuhan mendesak dan dibutuhkan oleh para pedagang, maka akan dimusyawarahkan dengan instansi terkait agar semua berjalan lancar,” ujarnya.
Bupati menekankan pembangunan pasar dalam keadaan darurat, minimal harus memiliki atap. Karena sifatnya darurat, maka tidak boleh dibuatkan bangunan permanen. Untuk itu, kata dia, harus diatur agar para pedagang dan pembeli tidak kehujanan atau kepanasan.
“Setelah dibersihkan dan disediakan atap, pedagang bisa kembali berjualan,” tukasnya. (mht)
















