Rembang – Seorang anak buah kapal (ABK) Tug Boat milik PT Daya Bahtera Sumatera (DBS) asal Medan dikabarkan tewas di tengah laut saat perjalanan pulang dari Surabaya. Diduga tewasnya Hariduansah akibat serangan angin duduk. Jenazah Hariduansah tiba di Pelabuhan Rembang Terminal Sluke Selasa (15/5/2018) sekira pukul 21.00 WIB, kemarin.
Kapten Kapal Tug Boat DBS Adi Ardiansyah mengatakan, sebelum meninggal Hariduansah bertugas jaga malam di atas kapal. Usai bertugas, korban meminta salah seorang rekannya untuk kerokan karena merasa tidak enak badan.
“Kita berangkat dari Tanjung Perak pukul 20.00 WIB. Saat itu dia (korban) piket jaga pukul 24.00 sampai 04.00 WIB. Setelah itu Hariduansah minta kerokan, lalu tidur dia sampai siang,” terang dia.
Hingga siang, lanjut Adi, korban diketahui masih tertidur. Selanjutnya pada pukul 12.00 WIB salah seorang rekan korban bermaksud untuk membangunkan korban. Namun, saat dibangunkan, korban ternyata sudah tidak bernyawa. Adi menuturkan, saat mengetahui korban tewas kapal telah berada di perairan sebelah utara Tuban, sekitar 22 mil.
“Rencana mau ke Tuban, tapi oleh pihak berwajib disarankan ke Rembang, ya ini saya turunkan disini, terangnya.
Korban menjabat sebagai masinis III dalam kapal tersebut dan baru bekerja selama 2 bulan. Rencananya jenazah korban akan dipulangkan kepada keluarganya melalui jalur udara.
“Setahu saya dia hanya punya riwayat sakit ya alergi. Kemungkinan besar dia kena angin duduk (angina),” lanjutnya.
Kanit Reskrim Polsek Sluke, Aiptu Yudi, yang turut menjemput kedatangan korban, mengatakan jenazah akan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan medis guna memastikan penyebab kematian korban.
“Dibawa ke RSUD Rembang,” kata Aiptu Yudi.(edi)
















