9 Polres Tangani Kasus Penipuan CPNS. 23 Orang Jadi Tersangka

oleh
oleh

SEMARANG – Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar F Sutisna mengatakan sembilan Polres di provinsi ini, menangani belasan kasus dugaan penipuan dengan modus menjanjikan bisa lolos dalam proses rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang digelar pada beberapa waktu terakhir.

“Ada sembilan Polres yang menangani dan telah menetapkan sebanyak 23 orang sebagai tersangka,” kata Iskandar di Semarang, dalam Press Release di Halaman Ditreskrimum Polda Jateng Senin (24/2).

INFO lain :  Gara-gara Digigit Lebah, Santri Tewas Kejebur Sumur

Kesembilan satuan kewilayahan yang memperoleh aduan dari masyarakat itu masing–masing Polrestabes Semarang, Polres Semarang, Polres Purworejo, Polres Wonogiri, Polres Kudus, Polres Banyumas, Polres Boyolali, Polres Kebumen, dan Polres Demak.

INFO lain :  Pemerintah Blokir 2.528 Situs Radikal

Menurut dia, 17 korban dugaan penipuan dari berbagai daerah tersebut telah melapor ke polisi dan ditindaklanjuti. “Perkara paling banyak ditangani oleh Polrestabes Semarang,” katanya.

Ia mengungkapkan total kerugian para korban tersebut mencapai Rp2,24 miliar. Adapun modus dari tindak pidana penipuan itu, lanjut dia, para tersangka menjanjikan kepada korban bisa diterima sebagai PNS asal membayarkan sejumlah uang.

INFO lain :  Diduga Mengandung Cacing, Diskoperindag Amankan 25 Kaleng Ikan Makarel

Besaran uang yang diberikan, kata dia, bervariasi antara Rp18 juta hingga Rp250 juta. Menurut dia, tidak menutup kemungkinan jumlah perkara yang ditangani oleh polres jajaran tersebut akan bertambah.

“Kemungkinan masih ada korban yang hingga saat ini masih belum melapor,” katanya.(mht)