
BATANG – Di tahun 2019 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Batang berkurang 300 orang dari total jumlah ASN sekitar 6.500 pegawai.
Berkurangnya ASN tersebut karena sudah memasuki masa pensiun dan juga meninggal dunia.
Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Batang Nasikhin mengatakan, meski berkurang 300 orang, pihaknya hanya mendapatkan kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 204 orang.
“Sistem seleksi CPNS menggunakan sistem zero growth atau mengusulkan tak lebih dari jumlah pegawai yang pensiun,” ujarnya, Sabtu (21/12).
Karena itu, kabupaten Batang mendapat kuota di bawah jumlah pensiun.
“Sehingga dengan kurangnya ASN kita maksimalkan ASN yang ada,” sebutnya.
Bupati Batang Wihaji saat penyerahaan tali asih Korpri di Aula Kantor Pemkab beberapa waktu lalu mengatakan, rasa terimakasihnya kepada ASN yang sudah memasuki masa pensiun, yang telah mengabdikan dirinya sebagai abdi negara hingga puluhan tahun.
“Saya harap para pensiunan banyaklah beraktifitas yang bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, untuk menghilangkan kejenuhan setelah pensiun. Kebiasaan dulu setiap harinya banyak aktifitas kerja dan berfikir, tapi sekarang aktifitasnya berkuarang kalau tidak banyak aktifitas maka yang dirasa hanya sakitnya,” terangnya.
Ia berharap, setelah pensiun supaya mencari kesibukan dengan aktifitas sesuatu yang baru seperti momong putu, mengikuti pengajian dan kegiatan yang bisa mendatangkan uang. “Walau sedikit yang penting halal dan berkah,” tegasnya.(mht)















