CILACAP – Tiga nelayan tewas saat kapal yang mereka tumpangi digulung ombak Pantai Selatan.
Ketiga nelayan yang menjadi korban tersebut, yakni Tukimin (70), warga Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, serta Satimin (51) dan Solihin, warga Desa Kuripan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap.
Mereka hendak mencari ikan di perairan selatan Desa Bunton, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Ketua SAR Pandanaran Tarmuji mengatakan, ketiga nelayan tersebut berangkat dari Cilacap pada hari Jumat (22/11) pukul 15.00 WIB dengan membawa perahu jakung.
“Ketiga nelayan tersebut diduga terjatuh di laut beserta jaringnya saat menangkap ikan di perairan selatan Desa Bunton,” ujarnya, Sabtu (23/11/2019).
Perahu yang mereka tumpangi terdampar di pantai setelah terombang-ambing terbawa ombak dan arus ke arah daratan.
Setelah pencarian oleh personel Basarnas Pos SAR Cilacap, korban atas nama Solihin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari Sabtu pukul 02.00 WIB, sedangkan korban atas nama Tukimin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 04.30 WIB.
Korban terakhir, yakni Satimin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari Sabtu pukul 14.30 WIB.
Koordinator Basarnas Pos Search and Rescue (SAR) Cilacap Mulwahyono mengatakan, saat penemuan korban ketiga, tubuh korban masih dalam kondisi terapung di antara gulungan ombak.
“Hingga akhirnya terdampar di pantai dengan jarak sekitar 200 meter ke arah timur,” jelasnya.
Dengan ditemukannya ketiga korban tersebut, seluruh potensi SAR yang terlibat dalam kegiatan operasi tersebut telah kembali ke pangkalan masing-masing.
(mht)
















