
JAKARTA, INFOPLUS– Lantaran padamnya listrik terjadi pukul 05.00 WIB di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta berakibat beberapa jadwal penerbangan mengalami keterlambatan, pada Senin (15/7/2019) hari ini. Kejadian tersebut mengakibatkan semua sarana prasarana di Terminal 3 tidak berfungsi seperti conveyor bagasi, baggage handling system dan air toilet mati.
Sementara, proses check in di counter maskapai pun tidak berjalan, hanya Garuda Indonesia saja yang melakukan tahapan manual.
Menurut Senior Manager of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta Febri Toga Simatupang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang diakibatkan gangguan listrik tersebut.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Setelah kurang lebih beberapa detik. Sistem backup genset mengcover dan melakukan pemulihan sampai seluruh kegiatan pelayanan operasional penerbangan kembali normal,” terang dia, Febri, Senin (15/7/2019).
Febri mengatakan, kejadian tersebut diakibatkan suplai listrik dari main power system 3 yang tidak berfungsi saat pasokan utama mati. “Akibatnya membuat seluruh beban listrik di Terminal 3 terhenti. Namun, yang terganggu hanya di sisi terminal saja, untuk penerbangan air traffic control (ATC) operasional tetap berjalan,” katanya.
Untuk penyebab terganggunya aliran listrik Main Power System 3 (MPS3), lanjutnya, masih dalam penelusuran unit terkait.
“Hingga kini kami terus melakukan investigasi dan evaluasi. Dan, kondisinya kini telah normal kembali,” terang dia.(dan/dit/rio)
















