Kebumen – Granat kembali ditemukan warga tanpa sengaja. Sebuah granat dengan panjang 10 cm dan berdiameter 6 cm ditemukan, Senin (8/10). Sebuah granat ditemukan warga di Desa Wonoyoso di sungai dengan kedalaman 10 cm.
Granat itu kali pertama ditemukan saksi Agung Sri Widodo. Dia yang menemukan lalu membawanya ke sebuah pemakaman. Oleh dia, temuannya lalu dilaporkan kepada perangkat desa, bernama Wasiman diteruskan ke anggota Polsek Kuwarasan.
Tim Jibom Subden Composite Unit 3 Banyumas yang menerima laporan penemuan granat langsung merapat ke lokasi. Ahli penjinak bom telah datang ke lokasi dan langsung dilakukan loklisir.
“Kami bekerja sesuai dengan aturan. Setiap apa yang kami lakukan demi keselamatan warga masyarakat,” jelas Iptu A. Muslih, Kanit Jibom.
Setelah bekerja sekian waktu, akhirnya granat dapatdidisposal. Lokasi sendiri dinyatakan aman.
“Profesionalisme dalam bekerja adalah wujud dari buah latihan yang kami lakukan secara terprogram. Dengan latihan akan meminimalisir kemungkinan-kemungkinan yang tidak kita inginkan”, lanjutnya.
Sebuah granat jenis tangan sebelumnya ditemukan warga di sebuah kebun di Desa Cipetung, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Warga menemukan tanpa sengaja saat mencangkul, Jumat (5/10).
“Ceritanya, seorang warga yang tengah menggali tanah untuk membangun pondasi talud di daerahnya. Saat menggali sekitar kedalaman 80 cm, cangkul membentur benda keras yang kemudian diketahui granat,” kata seorang warga mengungkapkan, Minggu (7/10).
Atas temuan itu, warga yang menemukan itu mengambil lalu menyerahkannya ke perangkat Desa Cipetung. Takut terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, pihak kelurahan segera membawanya ke Polsek Paguyangan.edit
















