Ketua Timses
Sementara itu politisi PDIP Eva Kusuma Sundari menilai PDIP memiliki tiga kader potensial yang bisa menjadi Ketua Timses Jokowi, yakni Pramono Anung, Puan Maharani, dan Tjahjo Kumolo.
Ketiga petinggi parpol itu diklaim bisa mengkoordinir kebutuhan di internal dan ekternal untuk kemenangan Jokowi. Ketiganya juga disebut punya relasi yang luas karena saat ini berada di dalam pemerintahan.
“Kalau menurutkan Mas Pram, Mba Puan, atau Mas Tjahjo,” ujar Eva dalam pesan singkat.
Di sisi lain, Wasekjen Golkar Muhammad Sarmuji secara tegas menyatakan partainya layak memimpin tim pemenangan Jokowi karena sebagai pengusung pertama.
“Golkar yang pertama kali mengusung beliau menjadi Capres 2019. Meskipun begitu Golkar akan memusyawarahkan Ketua Timses dengan mitra koalisi dan Pak Jokowi sendiri,” ujar Sarmuji.
Dalam Pilpres 2014, Tjahjo Kumolo yang saat itu menjabat sebagai Sekjen PDIP ditunjuk sebagai Ketua Timses pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla. Kala itu, Tjahjo berhasil membawa Jokowi-JK mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Pada pilpres 2019, Jokowi kembali berencana maju sebagai capres. Ia kemungkinan akan bertarung kembali dengan Prabowo. Namun, baik Jokowi dan Prabowo hingga kini belum menentukan cawapresnya.
Jokowi sejauh ini didukung oleh PDIP, Golkar, PKB, PPP, NasDem, Hanura, PSI, Perindo, dan PKPI.
Sementara Prabowo kemungkinan mendapat dukungan dari Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat.
Dua partai lain yakni PBB dan Berkarya belum menentukan sikap hingga saat ini. (wis/edit)
















