Kudus – Seorang warga Kudus, Sarkun (58), diketahui secara mendadak meninggal dunia di depan TPQ Muyassarul Murottilin turut Desa Jepang pakis Jati Kudus, Sabtu (14/7/2018) sekitar 16.50 WIB. Korban, warga Desa Ploso Jati Kudus itu sempat mengeluh tak enak badan dan berjalan sempoyongan. Namun belum sempat ditolong warga, nyawa korban melayang meninggal dunia. Penyebabnya diduga akibat sakit jantung.
Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo mengungkapkan korban pertama kali diketahui saksi Slamet Zaenuri warga setempat. Menurut keterangan saksi Slamet, korban sebelumnya hendak mengirim kain ke rumahnya.
Sesampai di rumah Slamet, tiba-tiba korban sempoyongan dan berpegangan pada motor Tossa miik korban. Karyawan Slamet menyuruhnya untuk istirahat. Ditengah jalan saat korban mau istirahat, korban jatuh ke jalan.
“Korban jatuh ke jalan dan oleh saksi Slamet bersama karyawannya ditolong dan membawanya ke dalam rumah. Akan tetapi setelah diperiksa diketahui korban sudah tak lagi bernyawa,” ujarnya, kemarin.
atas peristiwa itu, saksi Slamet langsung menghubungi Kepala Desa dan melapor ke Polsek Jati dan pihak medis. Bambang menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Dr. Elok MQ, korban meninggal dunia dikarenakan sakit jantung.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” kata dia. (edit)
















