Cilacap – Sesosok mayat remaja berusia sekitar 14 tahun ditemukan mengapung di perairan Cilacap, Senin (9/7). Mayat tanpa identitas tersebut ditemukan pertama kali oleh nelayan sekitar 2 mil dari Pantai Teluk Penyu Cilacap.
Koordinator Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pos SAR Cilacap Mulwahyono mengatakan, korban adalah korban laka terseret ombak di pantai parangtritis beberapa waktu lalu.
“Korban bernama Bali muhamad (13) alamat Banjarnegara,” kata dia, Selasa (10/7/2018).
Mayat tersebut ternyata merupakan wisatawan yang hilang di Pantai Parangtritis, Bantul, Minggu (1/7) sore. Menurut dia, kepastian ini didapat setelah pemeriksaan dan pencocokan data oleh Basarnas, Polair, Inafis Polres Cilacap dan RDUD Cilacap kepada pihak keluarga.
Saat ini pihak keluarga akan segera membawa jenazah korban untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.
“Pihak keluarga sudah menandatangai surat pernyataan di hadapan petugas Polair Cilacap,” ujarnya.
Senin (9/7) sore, mayat tanpa identitas ditemukan di perairan Cilacap. Korban menggunakan celana pendek Jeans merk Ardinal dengan ukuran 30, umur diperkirakan sekitar 14 tahun dengan tinggi badan sekitar 120 centimeter.
Awalnya belum dapat dipastikan jenis kelamin darn identitas mayat karena sebagain tubuhnya sudah rusak. Diperkirakan korban sudah mengapung di laut selama lebih dari 7 hari.
Atas temuan mayat itu, tim Basarnas Pos SAR Cilacap langsung melakukan evakuasi. Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono mengatakan, evakuasi dilakukan bersama tim Polair Cilacap.
“Mayat ditemuakan sekitar pukul 11.00 WIB, ” kata dia. (edit)
















