Pati – Aksi dugaan penganiayaan terjadi di Sukolilo, Pati dan kini tengah diselidiki Polsek Sukolilo. Kepolisian telah melakukan olah TKP terjadinya dugaan penganiyaan di jalan pertigaan Dk. Krasak menuju Dk. Bowong dan ke Dk. Tambang tepatnya di sebelah jembatan turut Dukuh Krasak Desa Kedungwinong Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati.
Informasinya, penganiayaan terjadi Minggu, (1/7/2018) sekitar pukul 17.00 Wib lalu. Seorang remaja yang tengaha syik nongkrong bersama temannnya melapor karena dianiayan sekelompok remaja lain yang diduga pelaku.
Kapolsek Sukolilo Iptu Supriyono mengatakan, saat itu sekitar pukul 17.00 wib korban atau pelapor bersama saksi sedang berada di jembatan dalam posisi duduk di atas sepeda motornya. Kemudian mereka didatangi sekelompok remaja yang mengaku dari Dukuh Ngawen Ds. Sukolilo.
Seketikan, para remaja tersebut langsung memukuli pelapor dan saksi secara bersama sama dengan tangan kosong, berkali kali. Bahkan beberapa diantaranya disebut korban sempat melemparinya dengan batu mengenai mulut. Beruntung korban dan temannya berhasil meloloskan diri.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami sakit di bagian mulut dan berobat di Puskesmas Sukolilo I. Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukolilo untuk proses hukum selanjutnya.
“Kami masih menyelidiki laporan tersebut,” kata Kapolsek, kemarin.
Laporan penganiayaan sebelumnya juga terjadi di Dukuh Gemblung Desa Sukolilo, Pati yang diduga dilakukan kelompok bernama ”Serigala Gemblung”. Iptu Supriyono mengungkapkan, kejadian terjadi Selasa, 26 Juni 2018 di pertigaan jalan tenggangan/ hutan sebelah timur Dukuh Tambakselo Desa /Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati.
Korban bernama AJ (19 tahun), warga Kecamatan Sukolilo. Barang bukti yang diamankan yakni 1 (satu) unit sepeda moto Suzuki Satria dalam keadaan lampu depan dirusak.
“Terlapor diduga 6 (enam) orang remaja yang menamakan diri Serigala Gemblung dari Desa Sukolilo,” katanya.
Korban yang berboncengan motor sepulang dari ngopi di Desa Sukolilo dihentikan kelompok terlapor yang saat itu semuanya membawa sajam/ pedang di TKP. Pelaku berusaha membacok korban, tetapi korban berhasil menyelamatkan diri dan hanya luka tergores di kaki kiri bawah yang diduga akibat senjata tajam. (edit)
















