Batang – PMI Kabupaten Batang menyiapkan 150 relawan untuk menghadapi arus mudik dan balik lebaran tahun 2018 mendatang. Nantinya para relawan tersebut akan diterjunkan ke titik-titik posko lebaran baik di jalur pantura maupun tol fungsional.
Relawan yang diterjunkan terdiri dari berbagai unsur relawan baik dari relawan PMI Kecamatan, Korps Sukarelawan (KSR), Siaga bencana berbasis masyarakat (SIBAT), dan Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis).
“Dibandingkan tahun kemarin, di tahun ini secara kuantitas kami menambah jumlah relawan yang akan diterjunkan.agar semakin meningkatkan pelayanan kesehatan PMI Batang kepada pemudik,” kata Ketua PMI Batang, Achmad Taufiq, Selasa (5/6/2018).
Penambahan jumlah relawan yang diturunkan PMI tidak lepas dari terbentuknya tiga Sibat baru yang ikut ambil bagian. Tiga Sibat tersebut yaitu dari Sibat Desa Ujung Negoro Kecamatan Kandeman, Kedungsegog Kecamatan Tulis, dan Kuripan Kecamatan Subah, melengkapi Sibat yang sudah ada sebelumnya dari Kecamatan Batang yaitu Karangasem Utara dan Klidang Lor serta dari Kecamatan Gringsing.
Sebelum di lapangan para relawan akan dibekali materi tambahan seputar pertolongan pertama, pertolongan keluarga dan pengetahuan obat-obatan. Selain untuk menambah wawasan juga me-refresh ilmu yang sudah didapat.
“Tahun lalu posko mudik pemerintah berdiri di alun-alun Batang, kantor Dinas Perhubungan (Dishub), rest area Candiareng, sedangkan PMI mendirikan posko mudik mandiri di Kecamatan Gringsing, untuk tahun ini kemungkinan tidak jauh berbeda,” katanya. (edi)
















