Brebes – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes menyalurkan bantuan terhadap anak-anak yatim di Brebes. Bantuan diberikan setiap kecamatan terhadap 300 anak yatim dengan nominal santunan Rp 250 ribu.
Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan, pemerintah memiliki kepedulian kepada anak-anak yatim untuk disantuni meskipun tak seberapa. Mereka merupakan anak yatim piatu yang tidak dititipkan ke panti asuhan di Kabupaten Brebes sangat banyak.
“Karena keterbatasan anggaran maka setiap kecamatan hanya 300 anak saja yang diberi santunan yang masing masing menerima Rp 250 ribu,” ujar bupati, akhir pekan lalu.
Idaz berharap, setidaknya bantuan santunan tersebut membantun unntuk membeli sepatu atau membeli alat tulis sekolah mengingat sebentar lagi memasuki tahun pelajaran baru. Kepada para kepala sekolah, Idza mewanti wanti agar para anak yatim diupayakan semaksimal mungkin mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
“Jangan sampai anak yatim terlewatkan pada program KIP atau beasiswa lain,” ungkap Idza dengan tegas.
Tak hanya bagi anak yatim piatu, Bupati juga menggelontorkan Kartu Brebes Cerdas (KBC) agar para siswa tidak putus sekolah. Dengan beriman dan berilmu, lanjutnya, pasti ada jalan untuk menggapai cita cita. Ketika kuliahpun, ada beasiswa bidik misi versi Kabupaten, bila selalu mendapatkan nilai minimal 8.
“Ada beasiswa untuk mahasiswa sebesar Rp 2,5 juta pertahun utamanya untuk anak yatim,” paparnya.
Plt Kabid Rehab Sosial Dinas Sosial Kabupaten Brebes Mutamimah menambahkan, pemberian santunan kepada anak yatim piatu diberikan kepada anak yatim di 17 kecamatan. Bantuan sebelumnya diberikan di Aula Kecamatan Bulakamba, Brebes, Kamis (5/4/2018).edi
















