Polisi: Pelaku Penjarahan di Penjaringan Manfaatkan Momen Kerusuhan 4 November

oleh

Jakarta – INFOPlus. Pengrusakan dan penjarahan minimarket di Penjaringan tidak ada kaitannya dengan demonstrasi 4 November 2016. Pelaku penjarahan yang rata-rata masih ABG ini memanfaatkan peristiwa kerusuhan untuk melancarkan aksi kriminalitas itu.

“Kalau (demo) yang di Istiqlal itu tidak ada kaitannya dengan yang semalam melakukan tindak pidana di wilayah Penjaringan,” kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Yuldi Yusman, di Mapolres Jakarta Utara, Jl Laksamana Yos Sudarso, Jakarta Utara, Sabtu (5/11/2016).

Pelaku penjarahan yang diamankan berjumlah 15 orang. Para pelaku rata-rata berusia 16 tahun hingga 18 tahun. Menurut dia, aksi itu bermotif ekonomi.

INFO lain :  Terima Gratifikasi 1 Ton Gula Pasir, Pemda ini Lapor Ke KPK
INFO lain :  Beda Rafflesia arnoldii dan Bunga Bangkai

“Memang mereka niatnya mau melakukan tindak pidana pencurian dengan memanfaatkan momen-momen yang saat ini kami sedang sibuk-sibuknya melakukan pengamanan pendemo di depan Istana. Kemudian saat chaos di sana, momen tersebut dimanfaatkan. Ketika kami lengah kemudian dia mencoba untuk melakukan tindak pidana tersebut,” ungkap Yuldi.

INFO lain :  Pasangan Mesum Digerebek di Tempat Prostitusi di Cilacap

Minimarket dan warung dirusak para pelaku pada Kamis 4 November 2016 sekitar pukul 22.00 WIB. Para pelaku melakukan penjarahan barang-barang dagangan minimarket dan warung nahas tersebut.
(aan/aan/prie/Detik.com/IPl.1)