Pancasila dan NKRI bagi kami sudah final dan harga mati,” tegasnya. Ketua PWNU Jateng Abu Hapsin menambahkan, PBNU jelas melarang nahdliyyin turun ke jalan pada 4 November. ”Pribadi-pribadi NU dilarang turun, apalagi membawa bendera dan lambang-lambang NU. Jangan menambah kisruh persoalan.
Percayakan sepenuhnya kepada aparat dan penegak hukum,” tegasnya. Ia menilai aksi 4 November sudah tidak murni terkait penistaan agama, tetapi diduga ada pihak-pihak yang sengaja membonceng untuk meraih keuntungan pribadi atau kelompok.(Prie)
















