Bakar Sampah, Duarrr….Ternyata Mortir

oleh

Banjarnegara – Ledakan keras terjadi saat seorang warga membakar sampah. Ledakan itu sangat mengejutkan warga karena suaranya yang keras. Usut punya usut, ternyata ledakan itu diketahui berasal dari mortir. Hal itu diketahui setelah tim Gegana datang memeriksanya.

Peristiwa itu terjadi Senin (30/7/2018) sekira pukul 08.00 WIB. Ketika itu terdengar suara ledakan keras di pekarangan rumah seorang warga Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Awalnya, belum diketahui asal dari ledakan tersebut.

Ibu Sutini, warga Dukuh Parangpace, Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan yang pertama kali mendapati suara ledakan tersebut. Saat itu, Sutini sedang membakar sampah.

INFO lain :  Tewas Gantung Diri Usai Dua Hari Hilang

Namun tak lama kemudian, terdengar suara ledakan menggelegar yang mengakibatkan tembok kamar mandi berlubang dengan diameter sekitar 10 cm. Tak hanya itu, ledakan juga meninggalkan lubang di tanah dengan diameter 20 cm.

Merasa takut, dan tidak mau mengambil resiko, Sutini beserta tiga warga lainnya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Susukan. Laporan itu diteruskan ke Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Unit 3 Banyumas.

INFO lain :  Gudang Mebel di Jepara Terbakar, Kayu dan Mesin Ludes

Tim Gegana Unit 3 Banyumas dibawah kendali Bripka Dodi Suyoko sesaat kemudian mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas segera menyisir sekitar lokasi kejadian.

Berbekal alat deteksi bahan peledak, para personil jibom melaksanakan sterilisasi pasca ledakan.

“Dari hasil sterilisasi pasca ledakan, dapat kami kumpulkan bukti serpihan benda yang kami duga ini berasal dari sebuah mortir. Kami perkirakan mortir sepanjang kurang lebih 30 cm dan diameter 7 cm adalah benda yang menyebabkan ledakan ini,” ucap Bripka Dodi Suyoko memberikan keterangan setelah proses sterilisasi pasca ledakan usai digelar.

INFO lain :  Pengeroyok Suporter Persija Ditangkap Polres Tegal Kota

Pihaknya mengimbau agar warga masyarakat lebih hati-hati apabila menemukan benda yang mencurigakan.

“Banyak benda peninggalan perang yang mungkin terpendam di dekat tempat kita tinggal. Apabila menemukannya, segera hubungi Kepolisian terdekat. Jangan ambil resiko dengan memukul atau melempar benda tersebut. Biar kami yang menanganinya,” ucap Bripka Dodi Suyoko.edit